PENENGAHAN - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Penengahan akan mengoptimalkan kader-kadernya yang ada di desa untuk melakukan pemeriksaan tempat penampung air yang diduga sebagai tempat bersarangnya nyamuk Aides Agepty penyebar penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Kepala Puskesmas Kecamatan Penengahan, dr. Diah Anjaryani mengatakan, memasuki musim penghujan tiba, pihaknya telah menyebarkan kader-kader kesehatan disetiap desa untuk melakukan penelitian atau pemeriksaan setiap tempat penampung air milik warga. "Penanggulangan penyakit DBD sudah kita persiapkan sejak jauh-jauh hari menjelang musim penghujan. Kita sudah memiliki kader-kader yang disebar di desa yang dinamakan kader jentik," ujarnya kepada Radar Lamsel, kemarin.
Diah menjelaskan, kader jentik itu akan melakukan pemeriksaan bak-bak tempat penampungan air didesa-desa setiap 3 bulan sekali. Menurutnya, jika ditemukan jentik nyamuk Aides Agepty akan dilakukan pemusnahan dengan cara penyemprotan bahan insektisida pada tempat penampungan air. "Kita sudah jadwalkan untuk melakukan pemeriksaan rutin pada bak-bak penampungan air milik warga. Jadwal itu diberlakukan setiap 3 bulan sekali. Jadi kader-kader ini akan melakukan pemeriksaan secara rutin setiap 3 bulan sekali," terangnya.
Nyamuk demam berdarah tersebut biasa berkembang pada tempat-tempat penampung air yang tergolong bersih. "Nyamuk itu tidak akan berkembang biak diair yang kotor tetapi akan memilih tempat yang bersih dan berkembang disana. Perkambangan jentik nyamuk ini sangat cepat hanya membutuhkan waktu beberapa hari, jentik nyamuk itu sudah menjadi nyamuk dewasa dan mampu menggigit orang dan menyebarkan penyakit DBD," Ungkapnya.
Diah juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk menjaga kebersihan disekitar lingkungan rumah dalam rangka mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk demam berdarah yang mematikan itu. "Kepada warga masyarakat untuk menutup dengan rapat tempat-tempat penampungan air dirumah-rumah. Selain itu, warga juga diharapkan membuang barang bekas pada tempatnya dan bila perlu mengubur barang-barang yang terbuat dari kaleng, karena dari tempat-tempat itulah tempat menggenang air dan nyamuk DBD akan mudah berkembang,"pungkasnya.(ams)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar