TANJUNGBINTANG – Siswa-siswi SD Negeri I Sinarogan, Kecamatan Tanjungbintang kompak dalahm hal menjaga kebersihan. Sehabis melakukan kegiatan berolah raga, ratusan siswa maupun siswi di SD itu segera membersihan kelas dan lingkkungan sekolah, kemarin (3/13).
Dari pantauan radar Lamsel, mereka dengan semangatnya membersihkan lingkungan sekolah menggunakan alat kebersihan seperti sapu, pengki, pacul, arit dan kain untuk membersihkan kelasnya. Siswa sekolah dasar kelas 1 hingga 6 ini terlihat antusias menelusuri setiap sudut halaman sekolah.
Kepala Sekolah SDN I Sinarogan Arif.,S.Pd.,mengatakan, gotong royong dilaksanakan selain untuk membersihkan lingkungan sekolah tetapi juga pihaknya ingin mengajak siswa untuk tahu seberapa pentingnya kebersihan bagi kehidupan.
Dari pantauan radar Lamsel, mereka dengan semangatnya membersihkan lingkungan sekolah menggunakan alat kebersihan seperti sapu, pengki, pacul, arit dan kain untuk membersihkan kelasnya. Siswa sekolah dasar kelas 1 hingga 6 ini terlihat antusias menelusuri setiap sudut halaman sekolah.
Kepala Sekolah SDN I Sinarogan Arif.,S.Pd.,mengatakan, gotong royong dilaksanakan selain untuk membersihkan lingkungan sekolah tetapi juga pihaknya ingin mengajak siswa untuk tahu seberapa pentingnya kebersihan bagi kehidupan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin ikut mendukung program Kabupaten Lampung Selatan dan bertujuan menjauhkan anak-anak dari perkebangan bibit peyakit yang bisa berkebang di lokasi kotor," katanya kemarin.
Selain itu, lnjutnya, kegiatan tersebut juga merupakan program internal dari SDN I Sinarogan. yang Intinya ingin memberikan pengetahuan tentang lingkungan untuk bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari. "Hanya saja bentuk kegiatannya berbeda-beda," imbuh Arif.
Selain itu, lnjutnya, kegiatan tersebut juga merupakan program internal dari SDN I Sinarogan. yang Intinya ingin memberikan pengetahuan tentang lingkungan untuk bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari. "Hanya saja bentuk kegiatannya berbeda-beda," imbuh Arif.
Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menerapkan pengetahuan tentang lingkungan, namun dikemas dengan cara yang menarik dan menyenangkan. "Kami selalu berusaha untuk menanamkan pengetahuan tetapi dengan cara yang tidak menggurui. Ya seperti ini, sambil bermain dan langsung terjun ke tempatnya," terang Arif.
Dia menambahkan, program bersih-bersih ini sudah sering kali diadakan di sekolah mereka bahkan telah di jadwalkan waktunya. Arif mengaku, program sekolah itu mendapatkan sambutan yang baik dari siswanya.
Dia menambahkan, program bersih-bersih ini sudah sering kali diadakan di sekolah mereka bahkan telah di jadwalkan waktunya. Arif mengaku, program sekolah itu mendapatkan sambutan yang baik dari siswanya.
“Di sini kebersihan bukan saja tugas penjaga sekolah. Tapi juga tanggungjawab semua siswa dan guru. Disini kami mencoba menanamkan sadar kebersihan, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan,” tandasnya.
Uniknya, kegiatan bersih-bersih itu tidak menimbulkan keluhan atau protes siswa. Sebaliknya, siswa terlihat menikmati setiap tugas bersih-bersih yang dikomandai masing-masing guru kelas.
Seperti Sabila (12), siswa kelas 6 ini mengaku tidak jijik saat tahu harus membersihkan kamar mandi. "Saya sebelumnya belum pernah mebersihkan kamar mandi. Jadi senang sekali waktu tahu kegiatan ini. Awalnya jijik, tapi setelah mulai melaksanakan malah kerasa serunya. Apalagi sambil main air," kata bocah itu. (ndi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar