Home » » Petani Diminta Tingkatkan Produksi Pangan

Petani Diminta Tingkatkan Produksi Pangan

Written By Radar Lamsel on Senin, 07 Januari 2013 | 23.10

Tiga Perusahaan Salurkan CSR

 BAKAUHENI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meminta petani di Lamsel dapat bersyukur dan mampu memanfaatkan dana corporate social responsibility (CSR) yang diberikan tiga perusahaan untuk meningkatkan produksi pangan.
 
Permintaan itu disampaikan Bupati Lamsel H. Rycko Menoza, SZP, S.E.,S.H.,MBA saat menyerahkan dana CSR yang disalurkan kepada 750 petani di Menara Siger, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, kemarin.
 
Hadir dalam penyerahan CSR itu Direktur utama Bank Lampung H. Syamsurizal,S.E., M.M, Kepala Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PT. Bukit Asam Ade Sutrisno, dan Kepala PKBL PTPN VII Ahmad Riyadi dan Forkopimda Lamsel.   
 
Anggaran Rp 5 milyar lebih itu rinciannya PT. Bank Lampung sebesar Rp 487 juta, PTPN VII sebesar Rp 4 Miliar, PT. Bukit Asam sebesar Rp 1,2 Miliar.
 
"Jangan sampai anggaran yang diberikan oleh pemerintah dan perusahaan BUMN kepada petani ini tidak mempengaruhi peningkatan pangan di Lamsel. Saya berharap, petani dapat memanfaatkan dengan baik semua bantuan ini,” tegas Rycko Menoza.
 
Menurut Rycko, besaran anggaran yang disalurkan melalui program social itu dirasa sangat cukup untuk meningkatkan produktivitas pertanian di kabupten yang menjadi serambi pulau sumatera ini.
Sebab, selain didukung anggaran yang cukup, Pemkab Lamsel juga telah menyediakan berbagai peralatan pertanian seperti hand tracktor dan bendungan rawa Sragi yang sudah selesai dibangun. “Intinya petani harus mampu memanfaatkan semua yang telah diberikan kepada petani,” ujarnya lagi.
Para petani di Lamsel juga diharapkan mampu mengoptimalkan dan memfungsikan keberadaan terminal agribisnis yang akan dibangun Pemprov Lampung untuk menjual berbagai hasil panen yang ada di Lamsel. "Terminal agrobisnis, sangat bermanfaat dan berperan penting dalam pemasaran hasil tanaman para petani. Bahkan, fasilitas tersebut dapat merangsang paraa petani untuk lebih kreatif dalam bercocok tanam," pungkas Rycko.
 
Sementara, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kelautan (BP4K) Lamsel, Samuel Pardomuan,SP.MM mengatakan, selain mendapatkan dana CSR, kelompok tani juga mendapatkan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). Program kemitraan diberikan oleh tiga perusahaan tersebut, bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada kepada petani, peternak dan petambak ikan yang mendapatkan bantuan permodalan.
 
"Diharapkan dengan kemudahan dalam pemberian kredit dengan suku bunga yang rendah, serta pembinaan yang dilakukan pihak perusahaan. Petani, peternak dan petambak ikan, bisa lebih mengembangkan usahanya dengan baik," singkatnya. (ams)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Radar Lamsel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website