Home » » Harga Gabah Naik

Harga Gabah Naik

Written By Radar Lamsel on Senin, 11 Februari 2013 | 23.10

TANJUNGBINTANG - Harga jual gabah ditingkat petani terus merangkak naik hingga menembus Rp4.900 per kilogram. Hal itu dipicu menipisnya stok gabah petani. Padahal pada akhir satu bulan lalu, harga gabah masih di kisaran Rp3.800 per kilogram.

Selain mininya stok, saat ini petani menghadapi musim paceklik. Tingginya harga jual gabah juga dimanfaatkan oleh sejumlah tengkulak untuk mendapatkan keuntungan besar.

Marwan, salah satu petani di Desa Jatibaru mengaku, tidak memiliki stok gabah dengan jumlah besar karena hampir sebagian besar gabah hasil panen telah dilepas di pasaran sejak beberapa bulan yang lalu. "Meski harga gabah sedang naik, tapi para petani disini tidak mendapatkan untung besar," ungkapnya.

Marwan menabahkan, kenaikan harga gabah di pasaran tidak lepas dari faktor alam yang lagi tidak bersahabat mulai dari kemarau hingga banjir yang harus di hadapi para petani. Areal pertanian yang mengalami gagal panen alias fuso membuat stok gabah juga semakin menipis.

"Karena sedikitnya petani yang panen membuat harga jual gabah kering mengalami kenaikan harga. Wajar harga gabah naik karena stoknya sedikit,” katanya.

Kepala Unit Pelayaan Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Tanjungbintang Hafizon mengatakan, naiknya harga gabah kering sawah karena besarnya permintaan dan semakin baiknya kualitas padi petani di beberapa desa di Tanjungbintang. “Ini merupakan langkah awal petani bisa sejahtera,” katanyata.(ndi)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Radar Lamsel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website