KEDONDONG - Para mahasiswa yang sedang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) dari Universitas Lampung (Unila) yang berada di sepuluh desa di kecamatan setempat, diminta untuk melaksanakan segala macam bentuk kegiatan KKN di kantor desa masing-masing. Hal ini diharapkan mampu menjadi pelopori aparatur desa dalam melaksanakan administrasi.
Menurut Camat Kedondong Drs. Yulizar, dengan adanya mahasiswa yang saat ini KKN disepuluh desa yang ada di kecamatan setempat tentunya mampu menjadi pendorong dan terlibat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya diadministrasi desa. Sebab, diakuinya hingga saat ini masih banyak pemerintah desa yang sepenuhnya belum melaksanakan proses administrasi di kantor desa setempat. "Jadi kalau ada mahasiswa KKN tentu sangat mendorong peran aparatur desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan yang pasti aparatur desa harus memberikan contoh yang baik pula kepada mahasiswa," katanya, kemarin.
Sedangkan untuk kesepuluh desa yang menjadi tempat mahasiswa KKN tersebut diantaranya, Desa Desa Kertasana, Tebajawa, Gunungsugih, Pesawaran, Tempelrejo dan Sukamaju. "Mahasiswa juga harus dapat memberikan motivasi kepada masyarakat desa untuk memiliki kepedulian kepada lingkungan, kesehatan maupun kesenjangan sosial dimasyarakat," imbuhnya.
Selain itu, mahasiswa yang KKN di desa diminta untuk ikut menjaga dan mengusulkan segala macam bentuk pembangunan dan sosial di lingkungan masyarakat serta memotivasi apratur pemerintahan desa dalam melaksanakan tugas didesanya masing-masing. "Dengan demikian, mudah-mudahan kesadaran diri semakin meningkat sehingga terwujudnya proses administrsi yang sejalan dengan peraturan pemerintah serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan yang juga menjadi tujuan utama di proses pemerintahan," tandasnya. (irs)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar