NATAR – Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan (Lamsel) menyelaraskan pembangunan infastruktur dengan peningkatan mental spiritual masyarakat setempat. Salah satunya melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang kerap dilakukan pada saat hari-hari besar islam.
Kepala Desa Bumisari Yosar Supriono, M.M mengatakan, pembangunan tak hanya berpaku pada pembangunan fisik infastuktur saja, tetapi juga mental masyarakat yang baik pun harus menjadi bagian dari program pembangunan desa.
“Ketika mental ini sudah terbangun dengan bagus, dan kondisi fisik dalam keadaan baik pula maka program pembangunan yang digulirkan bisa berjalan dengan lancar,” katanya saat acara Maulid Nabi di masjid Jami’ At-Taqwa, desa setempat, Sabtu (9/2).
Dia mengatakan, selama ini meskipun desanya memang sangat memperhatikan pembangunan yang bersifat fisik, namun mereka pun telah memiliki program dan agenda rutin acara-acara keagamaan yang rutin dilakukan tiap tahunnya. ”Kegiatan di desa ini bukan hanya ini saja, tetapi setiap bulan ada kegiatan pengajian juga dari delapan masjid dan 12 musholla semuanya aktif, yang sifatnya tahunan pun ada,” katanya.
Hal tersebut dikatakannya, sebagai wujud bahwa masyarakat Desa Bumisari menjunjung tinggi ketaatan terhadap Allah SWT, Rasulallah dan Ulil Amri yang di sini merupakan pemerintah setempat, “Dengan terbangunnya ketaatan tersebut, maka dapat membuat kita menjadi waspada terhadap faham-faham yang dapat menyesatkan seperti NII dan semacamnya. Nah dengan adanya kegiatan rohani seperti ini tentunya bisa meminimalir pengaruh menyimpang tersebut,” tutupnya. (rdo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar