NATAR - Rumah Makan (RM) Winda yang berlokasi di Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel) ternyata menjadi salah satu tempat santap favorit kalangan pejabat di Lampung, khususnya di kabupaten setempat. Dengan menu andalan Pindang Baung, tempat kuliner itu bisa dijadikan referensi santapan khas Sunda-Sumatera.
Pengelola RM tersebut Siti Nur Munawaroh mengatakan, pada awal usaha, orangtuanya hanya berdagang Gado-Gado dan Lontong Sayur. “Eh lama-kelamaan banyak para buruh yang bekerja di pabrik sekitar sini memesan nasi dengan variasi lauk pauk untuk mereka makan siang. Dari situlah timbul niat orang tua kami untuk membuka warung nasi ini,” katanya kemarin.
Dedeh—sapaan akrabnya, mengakui banyak kalangan pejabat yang sengaja mampir ke tempat jualannya untuk menyantap menu-menu yang mereka tawarkan. “Apalagi pada saat kampnye Pilkada kemarin, hampir semua calon makan di sini terutama Pak Rycko, Pak Gubernur juga pernah mampir ke sini,” akunya. “Memang pelanggan yang makan di sini kami akui mayoritas kalangan menengah ke atas, anggota DPRD pun banyak yang menjadi langganan kami,” tambahnya.
Pepes Ikan Mas dan Pindang Baung diklaimnya menjadi menu andalan yang menjadi favorit pelanggan. “Dalam sehari bisa menghabiskan 70 ekor ayam, Ikan mas 10 kilogram, Patin 10 kg, Baung 15 kg untuk memenuhi permintaan pelanggan. Hanya saja terhambatnya pasokan menjadi kendala," ujarnya.
Bu Dedeh memaparkan kalau usaha itu merupakan usaha miliki keluarga dan dijalankan oleh keluarga. “Ini usaha keluarga, dimana yang menjalakan saudara, anak, ponakan hingga cucung. Nama Winda diambil dari saudara saya yang paling bungsu, alhambdulillah bisa berkembang seperti ini. Kami berharap usaha ini terus bisa menopang ekonomi keluarga, selagi ada orang lapar disitulah usaha makanan masih bisa berjalan,” tegasnya. (rdo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar