KALIANDA - Warga Lingkungan I Kalianda Bawah Kelurahan Kalianda, mengharapkan pembangunan talud pemecah ombak untuk mengantisipasi ancaman abrasi. Pasalnya, setiap air pasang hempasan air laut sampai ke pemukiman warga.
Ketua RT IV Lingkungan I Jaka mengatakan, warganya selama ini selalu menghawatirkan jika terjadinya abrasi yang menyebabkan tempat tinggal mereka (warga, red) terancam roboh.
"Akibat tidak adanya talud, pemukiman warga yang terletak disepanjang pantai terancam mas. Bahkan saat air pasang, genangan air laut sampai masuk ke rumah penduduk yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari bibir pantai," ujar Jaka kepada Radar Lamsel kemarin.
Dia menuturkan, hempasan ombak saat kondisi laut pasang selalu membuat resah warga. Sebab, selain mengenai bagian dapur rumah, juga dikhawatirkan akan menjadi bencana besar dilingkungannya.
"Meski sudah terbiasa, tetap saja warga di sini merasa was-was akan keselamatan jiwa dan bangunan milik mereka. Jika sewaktu-waktu terjadi gelombang pasang yang sangat besar," tuturnya.
Diungkapkannya, hempasan air laut setiap hari menghantam pemukiman setempat saat musim pasang. Bahkan, itu terjadinya selalu berulang setiap hari, bulan, bahkan tahun. "Warga selalu takut Jika belum adanya talud penahan ombak di sepanjang pantai ini. Karena, kejadian seperti itu akan terus mengancam warga disini," ungkapnya.
Mukhsin (50) warga lainya mengatakan, jika musim gelombang laut pasang, perasaan takut selalu menghantui keluarganya dan juga warga sekitar. Untuk itu, dia sangat berharap adanya pembangunan talud penahan ombak dari Pemerintah di sepanjang pantai belakang tempat tinggalnya.
"Coba saja mas lihat sendiri keadaannya, rata-rata pondasi bangunan dapur milik warga semuanya hampir terkikis. Mereka (Warga,red) menghawatirkan lama-kelamaan bangunan itu akan runtuh," terangnya.
Senada diungkapkan Bandi (40), akibat hempasan air laut sejumlah perabotan dapur milik warga menjadi rusak dan berkarat.
"Barang-barang perabotan dapur seperti piring, sendok dan perabotan lainnya tidak hanya basah, tetapi juga menjadi rusak dan berkarat," ungkapnya.
Oleh karena itu, diharapkan adanya kepedulian pemkab Lamsel terhadap kondisi masyarakat yang tinggal di sekitar pinggiran pantai. "Khususnya yang tinggal dipemukiman nelayan RT IV ini," harapnya. (iwn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar