Home » » BUMN Incar Bisnis Migas, Listrik & Infrastruktur di Timor Leste

BUMN Incar Bisnis Migas, Listrik & Infrastruktur di Timor Leste

Written By Radar Lamsel on Kamis, 03 Januari 2013 | 23.04

Jakarta - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menembus berbagai industri di pasar negeri jiran, Timor Leste. Selama ini, perusahaan pelat merah sudah merambah bisnis perbankan dan telekomunikasi di negara tetangga itu.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan menjadi pioner BUMN yang menancapkan bisnisnya di negara bekas bagian Republik Indonesia itu.

Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut, sektor lain yang bisa dimasuki antara lain minyak dan gas, kelistrikan serta infrastruktur. Hal itu bisa digarap oleh PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan BUMN Karya.

"Listrik yang paling potensi, pelabuhan, perkebunan apakah sorgum. Penyaluran BBM, jual BBM di sana dengan harga komersial, Pertamina siap," tutur Dahlan di Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (3/12).

Mantan bos PLN ini juga berencana mengunjungi Timor Leste pada 18 Januari mendatang untuk melihat potensi apa saja yang perusahaan pelat merah bisa ambil bagian di Timor Leste. Selain itu, ia disana akan mengecek kantor perwakilan Bank Mandiri dan bertemu dengan pemerintah Timor Leste.

"Saya di sana akan melihat BUMN apa yang bisa ambil peluang bisnis di sana mulai perkebunan, pertambangan, infrastruktur," tambahnya.

Saat ini, berbagai lini bisnis di Timur Leste hampir sebagian besar dinikmati oleh negara lain seperti Australia dan Portugal. Dahlan menjelaskan, dengan kedekatan emosional karena Timor Leste pernah menjadi bagian Indonesia, BUMN bisa turut ambil bagian pada pengembangan ekonomi dan bisnis disana.

"Kendala bersaing dengan Portugal, Australia dan Singapura," pungkasnya.(net)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Radar Lamsel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website