BERITA TERAKHIR

Tampilkan postingan dengan label Ekobis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekobis. Tampilkan semua postingan

Nadira Sport Tawarkan Kaos Olahraga Terjangkau

Written By Radar Lamsel on Senin, 11 Februari 2013 | 23.18

Toko "Nadira Sport" menyediakan pakaian olahraga dengan harga terjangkau.


KALIANDA - Sepakbola merupakan olahraga yang banyak digemari setiap orang di belahan dunia ini. Selain biayanya murah, sepakbola tidak terlalu sulit untuk dimainkan. Hampir disetiap sudut kota kita temui orang melakukan olahraga tersebut.
 
Iwan (32), owner toko Nadira Sport contohnya. Hobi dan kecintaannya dengan sepakbola yang mendorongnya membuka toko kaos olahraga yang berada di Jalan Radin Intan, Kota Baru, Kecamatan Kalianda.
 
Dengan modal awal Rp20 juta, pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai jasa transportasi (Ojek) ini memulai usaha tersebut. "Awalnya memang hobi dengan olahraga sepakbola, makanya saya buka usaha ini mas. Baru seminggu buka ternyata hasilnya lumayan juga," ucap Iwan kepada Radar Lamsel.
 
Berbagai kaos bola dari klub-klub terbaik dunia dijual di Nadira Sport seperti Inter Milan, Liverpol, Barcelona, dan masih banyak lagi. Selain itu disana juga menjual berbagai macam jaket, celana, dan training. Untuk kaos bola Iwan menjual mulai dari harga Rp20.000 - Rp50.000 per potong, jaket dijual dengan harga Rp60.000 - Rp65.000 per potong. "Tergantung jenis bahannya mas, maka dari itu harganya bervariasi," terang Iwan.
 
Dikatakannya dalam satu minggu membuka usaha tersebut sedikitnya dia dapat menjual dagangan nya 12 potong per hari. "Alhamdullillah paling sedikit saya bisa menjual satu lusin per harinya. Waktu baru buka toko bahkan pernah satu hari omset saya Rp1 juta," tambah Iwan.
 
Dia juga menjelaskan yang menjadi konsumen di toko miliknya tersebut kebanyakan anak muda, terutama perempuan yang meminta pada Iwan untuk menjual kaos bola khusus wanita."Kebanyakan pembelinya dari kaum pemuda dan pemudi mas. Apalagi perempuan, banyak sekali yang memesan kaos bola khusus wanita yang lagi trend saat ini. Sudah saya pesan dan kemungkinan minggu-minggu ini sudah ada ditoko saya" jelasnya.
 
Bagi anda pecinta sepakbola yang ingin membeli kaos tim sepakbola favorit anda dengan harga murah dan kwalitas lumayan langsung saja datang ke "Nadira Sport". Buka setiap hari mulai pukul 12.00 WIB - 22.00 WIB. "Saya buka siang mas, karena dipagi hari saya narik ojek dulu. Profesi awal gak boleh ditinggalin," pungkasnya. (CW-I)

TB Paku Mas Menyediakan Warna Cat Sesuai Selera

KALIANDA - Bagi anda yang membutuhkan cat tembok untuk mempercantik hunian tempat tinggal, tentunya tidak perlu lagi harus kebingungan mencari warna cat yang diinginkan.
 
Kunjungi saja Toko Bangunan Paku Mas yang beralamat di Jalan Kesuma Bangsa, Kalianda. Pasalnya, di Toko Bangunan ini tersedia ribuan warna cat yang diproses menggunakan mesin colour creations.
 
Mesin Colour Creations adalah persembahan dari produk Nippon Paint yang merupakan mesin pengoplos cat berkualitas dengan harga yang sangat ekonomis. Mesin otomatis ini mampu menghadirkan berbagai macam jenis warna pilihan yang dapat menjadikan tempat tinggal anda akan terlihat indah dan menawan.
 
"Keunggulan dengan menggunakan mesin Colour Creations ini, tentunya dapat memberikan kepuasan bagi konsumen. Sebab, warna cat yang dihasilkan tetunya akan sesuai dengan selera pemesan sendiri. Itu setelah dilakukannya pengoplosan cat melalui mesin otomatis yang tersedia disini (Paku Mas,red)," ujar Yanti, pemilik Toko Paku Mas, kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Dia menuturkan, saat ini banyak masyarakat yang menginginkan cat berkualitas namun harga ekonomis. Oleh karena itu, pihaknya mencoba untuk menawarkan produk cat dari Nippon Paint ini melalui sistem oplos. Dan menurutnya, produk Nippon Paint ini kualitasnya pun tidak kalah bagusnya dengan produk cat terkenal yang telah ada sebelumnya.
 
"Untuk jenis cat ini kualitasnya sudah terbukti mas. Dan yang menggunakannya pun sudah banyak," tuturnya.
 
Dia menjelaskan, cat oplosan dari Nippon Paint ini tersedia dengan berbagai macam ukuran mulai dari 5 kilogram hingga 20 kilogram. Dikatakanya, konsumen tidak perlu khawatir kehabisan, karena pihaknya menyediakan stok dengan jumlah banyak.
 
"Kalau untuk harganya akan disesuaikan dengan mesin secara otomatis. Artinya, nominal harga akan muncul dilayar monitor mesin colour creations setelah dilakukannya pengoplosan warna cat yang di inginkan oleh konsumen," pungkasnya. (iwn)

Harga Kubis Melonjak

JATIAGUNG- Harga sayuran jenis kubis atau kol di Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung dan sekitarnya melonjak tajam hingga mencapai Rp8.000 per kilogram (kg) dari harga sebelumnya yang hanya Rp1.500 hinga Rp2.000 per kg.

Devi, seorang pedagang sayur di Pasar setempat, kemarin, mengatakan, kenaikan harga kubis dipicu pasokan yang sangat sedikit, sementara permintaan masih bertahan.

"Harga kubis melonjak hingga Rp8.000 karena pasokan menurun. Para pedagang sayuran terpaksa rebutan membeli kubis yang dibawa truk dari para petani di Jatimulyo karena persediaan minim," katanya.

Devi yang juga menjual aneka sayuran mengatakan, banyak pembeli yang akhirnya membatalkan untuk membeli karena harganya mahal.

Akan tetapi, ujarnya lagi, bagi yang membutuhkan seperti pedagang bakwan, pecal, pecel lele dan gado-gado terpaksa membeli walau harganya tinggi.

"Berdasarkan informasi yang diterima dari sopir truk pengangkut kubis itu, penyebab persediaan kubis menurun juga terkait petani tidak panen karena bayak tanaman kol mereka  banyak yang rusak akibat faktor cuaca akhir-akhir ini," katanya.

Sementara Unit Pelayan Teknis UPT, Dinas Pertanian Kecamatan Jatiagung Robinsis mengatakan, kendati harga jual kubis di Pasar Jatiagung tinggi, namun harga pembelian di tingkat petani di sentra produksi kubis di beberapa desa di Kecamatan Jatiagung hanya berkisar Rp1.500 per kg.

Bahkan harga pembelian di tingkat petani itu semakin turun dibandingkan pada bulan Febuari yang mencapai Rp2.500-Rp3.000 per kg. "Turunnya harga kubis di tingkat petani itu berdampak terhadap petani yang malas bertanam," ujarnya.

Bahkan, menurut dia, tingkat kemalasan petani semakin tinggi karena dalam dua tahun terakhir tanaman kubis diserang penyakit "akar gada", yakni penyakit yang diduga berasal dari bibit kubis dan mengakibatkan tanaman tidak bisa membentuk kol bulat (krop) dan yang tumbuh hanya daun-daunnya saja.

"Akan tetapi pada sisi lain menurunnya pasokan kubis justru meningkatkan pendapatan petani, karena sesuai hukum pasar pasokan kurang harga akan naik karena permintaan terhadap kubis tinggi," katanya.(ndi)

Home Industry Tingkatkan Ekonomi

Written By Radar Lamsel on Minggu, 10 Februari 2013 | 23.12

PADANGCERMIN – sebuah kreatifitas dapat menghasilkan uang. Seperti yang dilakukan Ann (35), warga Dusun Sinardua, Desa Harapanjaya, Kecamatan Padangcermin, Pesawaran. Dari industry rumahan yang dirintisnya belum lama ini, dapat menghasilkan produk kebutuhan rumah tangga seperti keset dan sikat berbahan dasar serabut kelapa dan alat yang diciptakannya sendiri.

Diceritakan, usahanya ini berawal saat dirinya tengah menganggur dan bingung menentukan usaha yang ingin dijalaninya karena hanya memiliki ijasah setingkat SMP. Akhirnya, pada Oktober 2010 dirinya memutuskan membuka usaha ini, setelah dirinya berangan dapat menciptakan alat pemintal dan pencukur serabut.

Bahan dasar serabut kelapa ia beli dari para warga disekitar desa yang mengumpulkan, seharga Rp 12 ribu perkubik. Selanjutnya bahan tersebut dibersihkan untuk diambil bagian yang halusnya, dengan dibuntal/digulung seperti benang kemudian dipintal di mesin.

Serabut yang halus dipergunakannya untuk membuat sikat, sementara yang kasar dikaitkan di kawat. Untuk membuat keset serabutnya dipintal lagi sehingga berbentuk seperti tambang,

Dalam satu hari dengan dibantu dua karyawannya, dirinya mampu menghasilkan 70 sikat dan 20 keset. Untuk pemasaran, dijual hingga Bandarlampung, seharga Rp 1500-2000 /buah untuk sikat Rp 3 ribu / buah untuk keset.

Dalam satu bulan omzet yang dihasilkan bias mencapai Rp 8 jutaan. Saat ini dalam memajukan usahanya dirinya terbentur dengan dana dan alat yang   masih sangat sederhana.

”Sekarang produksi masih sangat terbatas karena terbentur dana dan alat yang  masih sederhana. Jalau saja alat yang digunakan lebih modern pasti produk yang dihasilkan bisa 5 kali lipat jumlahnya dalam satu hari,” ucapnya.

Sebagai pelaku home industry, dirinya mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah melalui dinas terkait, berupa bantuan modal ataupun pembinaan.(nzr)

Jaring Konsumen Dengan Layanan Prima

KALIANDA - Toko Megatronic di Jalan Raden Intan Kalianda, menyediakan berbagai macam jenis peralatan elektronik untuk kebutuhan rumah tangga dengan mutu dan kwalitas terbaik.
 
Alat elektornik yang tersedia diantaranya TV, DVD, lemari es, mesin cuci, kipas angin, AC, Genset, dan lain sebagainya.
 
Pemilik Toko Megatronic Adji mengatakan, produk elektronik yang dijualnya merupakan barang yang berkualitas dan tidak kalah bagusnya dengan produk elektronik yang ada ditoko-toko lainya.
 
"Semua jenis barang elektronik yang kami tawarkan merupakan merk-merk terkenal seperti Sharp, LG, Toshiba dan lainya," ujar Adji, kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Dia menuturkan, untuk meningkatkan jumlah pembeli tidak hanya dilakukan dengan cara menghadirkan produk berkuwalitas saja, tetapi juga mengedepankan bentuk pelayanan terbaik kepada para konsumen.
 
"Kalau bentuk pelayanannya diberikan secara maksimal, otomatis konsumen akan menjadi betah untuk datang berbelanja, dan pada akhirnya bisa menjadi pelanggan tetap," tuturnya.
 
Diungkapkannya, semua jenis produk elktronik ditawarkan dengan harga bervariasi dan terjangkau untuk semua kalangan. Baik masyarakat menengah kebawah maupun keatas. "Kami menyediakan produk elektronik yang sekiranya sesuai dengan perekonomian masyarakat. Baik itu dari tingkat bawah mapun menengah keatas," ungkapnya.
 
"Kalau masalah harga sih saya rasa bersaing ya Mas, soalnya kalau terlalu tinggi juga nggak bisa nembus pasar nantinya. Artinya, disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat," katanya.
 
Selain melayani penjualan, tambahnya, pihaknya juga menerima jasa perbaikan alat-alat elektronik seperti TV, DVD, Lemari ES, Mesin Cuci dan produk elektronik lainya.
 
"Kalau masalah spare partnya masyarakat tidak perlu khawatir, sebab kami juga menyediakannya dengan lengkap. Dan untuk biayanya tergantung dari tingkat kerusakan alat yang diperbaiki berikut spare part yang diganti," pungkasnya. (iwn)

Jadikan Bantal Cinta Sebagai Dekorasi Rumah Anda

KALIANDA - Dapatkan koleksi bantal cinta dengan motif lucu serta warna yang cerah, hanya di Toko DM Colection yang beralamat di Jalan Kesuma Bangsa, Kalianda.
 
Mita (37), pemilik toko DM mengatakan, bantal cinta yang ditawarkan menggunakan bahan silikon kualitas super dan dapat dicuci atau dilaundry. Menurutnya, bantal cinta berbahan silikon ini tidak mudah beterbangan, seperti layaknya bantal kapuk.
 
Dikatakannya, saat ini bantal cinta tidak hanya digunakan sebagai alas tempat tidur saja, namun juga dapat di pakai sebagai dekorasi untuk mempercantik ruang tamu tempat tinggal.
 
"Kami menyediakan bantal cinta dengan berbagai ukuran dari yang kecil, sedang dan besar. Motifnyapun banyak, namun yang paling digemari adalah motif kesukaan anak-anak seperti barbie, princess, gambar hewan dan tokoh kartun. Bantal ini kami tawarkan mulai dari harga Rp35.000-Rp70.000," ujar Mita, kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Diungkapkanya, bantal cinta banyak diminati semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dengan banyaknya peminat bantal cinta tersebut, terkadang barang dagangannya seringkali kehabisan stok. "Oleh karena itu, untuk dapat terus memenuhi permintaan konsumen, kami berbelanja barang dagangan ini, setiap dua minggu sekali," ungkapnya.
 
Selain menjual berbagai motif bantal cinta, ditempat itu juga, tersedia berbagai macam aksesoris fashion seperti pakaian, tas dan dompet dengan berbagai merk terkenal yakni merk Chole, Gucci, Guess, LV dan XD. Bahkan, tas untuk perelngkapan bayi dan kasur santaipun juga tersedia ditoko DM tersebut.
 
"Untuk maslalah harga, tentunya cukup bervariasi. Mulai dari yang Rp150 ribu hingga Rp300 ribu. Tergantung dari jenis model barang dan  ukurannya," pungkasnya. (iwn)

Harga Jagung Terus Turun

Menjemur jagung dilakukan buruh di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji. Harga jagung kering giling kini terus mengalami penurunan sejak dua pekan terakhir.


WAY PANJI - Sejak dua pekan terakhir, harga jagung kering giling di tingkat pedagang terus mengalami penurunan. Semula harga jagung yang dibeli dari petani masih berkisar Rp 2.100 perkilogram. Namun  saat ini turun menjadi Rp 1.700 perkilogram. Bahkan diprediksi harga jagung akan terus mengalami penurunan seiring meningkatnya jumlah panen jagung pada beberapa pekan kedepan.
 
Tedjo (42), salah seorang pedagang jagung mengakui, harga terus mengalami penurunan sejak dua pekan terakhir. Ia hanya mengikuti arus pasar terhadap harga jagung terus turun. Karena naik turunnya harga tersebut tergantung dengan gudang yang menerimanya.
 
"Kami biasa membeli jagung kering giling dari petani dan harganya sekarang ini terus turun setiap dua-tiga hari. Kalau kita beli mahal, nantinya gudang menerimanya juga tidak berani mahal. Makanya kita membeli jagung menyesuaikan dengan harga pasar. Karena kalau tidak seperti itu, kita sendiri yang akan mengalami kerugian,"kata Tedjo, Minggu (10/2).
 
Hal sama diungkapkan Mat Kriting (41) pengupul jagung di Pasar Sidomulyo. Saat ini harga jagung pipilan kering dibeli dengan harga Rp 2.300 perkilogram, jagung pipilan basah dibeli dengan harga Rp 1.650 perkilogram dan harga jagung glondongan dibeli Rp 1.100 perkilogram. Harga tersebut cenderung turun sedikit demi sedikit dan alkhirnya mencapai Rp 400 perkilogramnya.
 
"Dalam satu hari, hanya bisa menampung paling banyak 1 ton jagung yang dijual dari petani di Kecamatan Sidomulyo. Karena sekarang ini belum panen raya jagung, jadi belum seberapa banyak yang menjual. Kalau sudah panen raya nanti, harga jagung bisa jadi hanya Rp 1.000 perkilogramnya. Sedangkan jagung yang telah terkumpul ini, biasanya saya jual kembali ke agen besar yang ada di Bandar Lampung,"ujar Mat Kriting.
 
Sementara itu, Mahmud (32) salah seorang petani di Desa Sukamaju Kecamatan Sidomulyo mengatakan, ia hanya menanam jagung di lahan seluas 1 hektar. Jika melihat hasil tanamannya, diperkirakan akan mengalami panen yang lumayan bagus.
 
"Saya berharap panen nanti meningkat dan harga masih cukup tinggi. Dari perhitungan modal, proses persiapan, menanam sampai panen memakan waktu 3,5 bulan, kalau hasilnya berkurang tentu akan merugikan petani. Mudah-mudahan saja, harganya masih tinggi dan kami tidak rugi nantinya,"kata Mahmud. (gus)

Dapatkan Tote Bag Gratis Spesial Valentine

Written By Radar Lamsel on Selasa, 05 Februari 2013 | 22.27

Dapatkan Tote Bag Gratis spesial Valentine, dengan membeli produk sponsor di Indomaret.


Dengan Berbelanja Produk Sponsor

KALIANDA - Dalam rangka menyambut hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari mendatang, Indomaret Kalianda memberikan hadiah gratis sebuah Tote Bag atau tas wanita bagi setiap pembelian produk sponsor senilai minimal Rp75.000.
 
Kasir Indomaret yang beralamat di Jalan Kesuma Bangsa, Kalianda Vona mengatakan, hadiah berupa tote bag ini diberikan secara geratis kepada konsumen yang berbelanja produk sponsor seperti Olay, L'oreal, Maybelline, Ponds, Pixi, Garanier, Mustika Ratu, Shinzu'i, Regazza, Izzi, Biore, Citra dan produk sponsor lainnya.
 
"Hadiah langsung ini diberikan Indomaret dalam rangka menyambut hari Valentine mas. Dengan berbelanja produk sponsor senilai Rp75.000, konsumen sudah bisa membawa pulang tote bag gratis," ujar Vona, kepada Radar Lamsel, Selasa (5/2) kemarin.
 
Vona menjelaskan, promo spesial valentine ini berlaku dari tanggal 1-15 Februari. Menurutnya, selain memberikan hadiah geratis, indomaret juga memberikan diskon potongan harga untuk semua produk sponsor yang ditawarkan.
 
"Selain diberikan hadiah secara cuma-cuma, konsumen yang berbelanja produk sponsor juga akan diberikan diskon berupa potongan harga. Promo ini tidak berlaku kelipatan. Dan stok kami cukup banyak," jelasnya.
 
Diungkapkannya, promo spesial valentine ini berlaku di Indomaret seluruh Indonesia. Dikatakannya, Indomaret bukan baru kali ini saja memberikan hadiah gratis kepada konsumen yang berbelanja. "Promo hadiah gratis ini bukan baru kali in saja diberikan indomaret. Tetapi sudah berulang kali disetiap moment-moment tertentu seperti promo awal tahun, promo ramadhan, hari raya lebaran, hingga promo akhir tahun. Hadiah yang diberikan juga berbeda-beda," pungkasnya. (iwn)

Harga Singkong Masih Tinggi

NATAR – Petani singkong di Kecamatan Natar merespon positif adanya kenaikan harga singkong di wilayah Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel). Sebelumnya harga singkong di kecamatan setempat masih berkisar Rp500 hingga Rp600 per kilogram (kg)-nya, namun saat ini harga singkong naik menjadi Rp720 per kg.

Pairin (61), salah seorang petani singkong di kecamatan setempat mengaku gembira dengan kenaikan harga tersebut, sebab keuntungan yang diperolehnya otomatis akan bertambah. ”Ya baguslah mas, kalau harganya naik kan penghasilan kami sebagai petani bisa bertambah,” katanya kemarin.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut di sebabkan saat ini singkong memang sulit di dapat dikarenakan bukan dalam waktu panen dan juga kebanyakan konsumen banyak yang beralih dari jagung ke singkong. ”Singkong banyak dicari sekarang mas, saat ini juga memang bukan waktunya panen singkong, biasanya pada bulan November hingga Desember yang merupkan waktu panen. Jadi wajar bila harga singkong saat ini sedang naik, nanti pada saat panen, biasanya harganya kembali turun,” ujarnya. Dalam satu hekatare kebun singkong biasanya akan menghasilkan antara 25 ton hingga 30 ton singkong dengan jangka waktu penanaman 8 bulan hingga 10 bulan. Para petani biasanya menghabiskan biaya pembibitan dan perawatan sebesar Rp.3 juta hingga Rp5 juta dalam satu hektare luas kebun. (rdo).

Penjual Alat Kebersihan Laris Manis

TANJUNGSARI - Banjir yang telah surut di sebagian wilayah di Kecamatan Tanjungsari dan Tanjungbintang rupanya menarik perhatian para pedagang alat-alat kebersihan rumah tangga untuk berjualan di wilayah tersebut.

Marwanto (35) pedagang alat-alat kebersihan keliling mengaku, sengaja datang ke wilayah tersebut untuk menjajakan barang dagangannya. "Begitu tahu kalau air disini sudah surut, saya diajak temen untuk jualan di sini keliling-keliling disekitar sini. Karena pasti kan banyak warga yang butuh alat buat membersihkan rumahnya setelah terendam banjir," ujarnya saat ditemui, Selasa (05/02).

Dia mengatakan, baru mulai berjualan sejak pagi hari dan dagangannya cukup laku keras. "Saya jual alat seperti sapu lidi, sapu ijuk, sapu karet yang buat mendorong air keluar dari dalam rumah dan juga sikat. Lumayan banyak yang beli rupanya disini mungkin karena air sudah surut," lanjutnya lagi.

Dalam satu hari ini saja dia mengaku bisa menjual alat-alat kebersihan tersebut sampai lima belas buah. "Kalau sapu lidi Rp5.000, sapu ijuk Rp15.000, sapu karet Rp 20.000 dan sikat Rp8.000. Pendapatan lumayan lah, satu hari ini saja saya sudah dapat Rp 270.000," katanya.

Dia dan pedagang lainnya berencana untuk berjualan terus di wilayah Tanjungbintang dan Tanjungsari. "Lihat situasi saja, kalau banjirnya surut, saya paling keliling di dua kecamatan itu saja, karena pasti banyak warga yang butuh buat bersihin rumahnya," tandasnya.(ndi)

Harga Cabai Merah Tembus Rp 35 Ribu/Kg

Written By Radar Lamsel on Minggu, 03 Februari 2013 | 22.37

Sejak beberapa pekan terakhir, harga cabai merah keriting di  pasar tradisional di Kecamatan Palas terus mengalami peningkatan.


PALAS - Sejak beberapa pekan terakhir, harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional di Kecamatan Palas terus mengalami peningkatan. Sepekan lalu harganya mencapai Rp 30.000 perkilogram, kini harga bumbu masak itu tembus Rp 35.000 perkilogram.    
 
Toni (43), pedagang pengecer di Pasar Desa Bangunan, Kecamatan Palas mengatakan, meningkatkan harga cabai merah keriting ini karena keterbatasan stok dan permintaan yang meningkat. "Kami menerima dari pengumpul bumbu dapur, harga cabai merah besar memang sudah tinggi. Jadi, kami menjual kembali kepelanggan dengan harga tinggi pula, meskipun terkadang pembeli mengeluh tapi kami tidak bisa menurunkan harga,"katanya, kepada Radar Lamsel, Sabtu (2/1).    
 
Melonjaknya harga cabai ini dipengaruhi juga tidak adanya petani yang panen seiring kondisi curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Sehingga petani enggan menanam lantaran takut gagal panen.
 
Yatno Sumber (45), pedagang di Pasar Palas Jaya juga mengatakan, kenaikan harga cabai merah pada satu bulan terakhir sangat drastis dari Rp 22.000-Rp 30.000 dan kini sudah mencapai Rp35.000/ kg. "Harga cabai benar-benar tinggi kali ini, dan belum ada tanda-tanda akan turun karena kami sudah beberapa hari tidak dapat kiriman barang. Artinya, ada kemungkinan harga akan naik lagi," ujarnya.  
 
Sementara itu, Joko (35), petani cabai merah keriting mengaku akan memanen hasil tanamannya sekitar 40 hari kedepan. Dia mengaku saat ini cabai miliknya masih mulai berbunga. "Kalau cuaca tidak seperti saat ini, mungkin bulan lalu sudah panen. Karena curah hujan cukup tinggi, jadi bunga yang seharusnya berbuah jadi rontok," kata petani cabai di Kecamatan Palas itu.
 
Selain curah hujan, kata Joko, keterlambatan panen cabai juga disebabkan serangan penyakit bule yang menjadikan tanaman  kerdil. "Penyakit bule datang karena curah hujan cukup tinggi. Jika kondisi cuaca masih seperti ini terus, maka  harga cabai sulit dikontrol," pungkasnya.(ams)

Kios Burung Kicau Marak di Kota Kalianda

 Murai Batu Masih Diminati Penggemar

KALIANDA -Di berbagai tempat di kota ini, cukup marak penjualan burung hias maupun berkicau beserta pakan ternaknya. Fenomena ini, menunjukkan warga kota cukup banyak yang hobi burung hias dan berkicau.
 
Padatnya aktivitas harian, membuat warga kota mencari berbagai alternatif untuk rileks, salah satunya dengan menekuni hobi memelihara burung hias dan kicauan.
 
Di Jalan Kesuma Bangsa, Wayurang ada kios yang menawarkan burung hias dan pakan ternaknya. Banyak yang berkunjung, mereka tertarik melihat burung peliharaan yang lucu dan menggemaskan ini. Dengan memeliharanya, memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya. Tak ayal, kesempatan ini pun tidak dilewatkan begitu saja oleh para penjual burung peliharaan. 
 
Misalnya Wawan (30), salah satu pemilik kios burung tersebut mengaku cukup banyak pembeli yang berkunjung untuk membeli baik burung ataupun keperluan yang lain seperti pakan obat serta vitamin. “Ada berbagai jenis burung yang saya jual. Seperti, Murai, Kenari, Cocak ijo, Kacer dan masih banyak lagi. Selain itu saya juga menyediakan macam-macam pakan dan sebagian vitamin serta obat untuk burung,” kata Wawan kepada Radar Lamsel, Minggu (3/1), kemarin.
 
Untuk jenis burung peliharaan, yang paling banyak diminati oleh pelanggannya ada berbagai jenis, dari yang beragam warna sampai yang memiliki suara yang khas. “Kalau burung, ada Love Bird, Murai batu, Kacer dan Kenari merupakan jenis burung yang sering dicari orang. Untuk burung perkutut peminatnya masih jarang,” terangnya.
 
Jenis burung yang paling mahal, dirinya menjelaskan yaitu burung Murai Batu. "Murai Batu terbilang masih mahal dibandingkan dengan jenis burung yang lain. Hal ini juga tergantung kualitas suara yang dihasilkan oleh burung tersebut, jika suaranya bagus harganya bisa sangat mahal. Untuk harga standarnya saja sudah mencapai Rp2-3 juta paling murah, yang paling mahal di kios saya harganya sampai Rp10 juta,” ungkap wawan.
 
Dikios milik ayah satu anak ini juga menjadi ajang informasi lamba kicau burung di kota Kalianda ini. Bagi amda pecinta burung kicau jangan ragu untuk datang kesana. Karena Kios burung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. (CW-1)

Flying Fox Segera Hadir di Way Belerang

Teknisi dari kota Bandung sedang melakukan penyetingan tower untuk membangun wahana Flying Fox di obyek wisata Way Belerang Kalianda.


KALIANDA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) melalui Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparsebud) terus berupaya mengembangkan potensi wisata yang ada di Lamsel. Salah satu nya adalah obyek wisata Way Belerang Kalianda. Pasalnya di tempat wisata tersebut, Minggu (03/1) kemarin, tengah memulai pembuatan wahana bermain baru, yakni Flying Fox.
 
Ule, selaku teknisi Flying Fox dari Kota Bandung ini menjelaskan, untuk ketinggian wahana yang sedang ia buat adalah 6 meter dengan jarak luncur sepanjang 70 meter.   
 
"Kami akan buat dengan ketinggian enam meter, dan jarak luncur sepanjang 70 meter. Untuk pengerjaan hari ini kami cuma lakukan penyetingan saja, dua hari lagi baru akan mendirikan tower," terang ule kepada Radar Lamsel, saat ditemui di sela pengerjaannya.
 
Ule juga menjelaskan, pengerjaan Flying Fox ini akan rampung selama lima hari. "Kemungkinan paling lama satu minggu sudah bisa di pakai mas," jelas teknisi yang sudah berpengalaman ini.
 
Menurut Kepala Dinas (Kadis) Disparsebud, Ir. Hermansyah Hamidi, S.T, permainan ini sudah bisa dipergunakan mulai minggu depan. "Target kami selesai pembuatan tujuh hari, mudah-mudahan minggu depan sudah bisa dinikmati pengunjung," ujar Herman melalui sambungan telepon genggamnya, kemarin.
 
Ditambahkannya fasilitas Outbound di tempat wisata tersebut adalah untuk mengembangkan minat para wisatawan supaya lebih banyak lagi yang datang. "Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas ini (Flying Fox, Red) obyek wisata Way Belerang makin ramai dikunjungi para wisatawan dari Lampung maupun luar Lampung," jelas Herman.
 
Herman juga mengungkapkan, bahwa pihaknya belum bisa menentukan berapa besar tarif yang akan dikenakan untuk menikmati permainan ini. "Sekarang kami belum bisa menentukan mas, nanti saja kalau sudah selesai pengerjaan nya. Yang pasti kami lebih murah dari yang lain," pungkasnya. (CW-1)

Pasokan Lancar, Harga Tomat Turun

Written By Radar Lamsel on Rabu, 30 Januari 2013 | 22.50

Natar- Harga buah tomat di Pasar Inpres Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel) mengalami penurunan. Pasalnya, pasokan dari sentra pertanian tomat Jawa Barat ke Sumatera mulai lancar. Harga rempah tersebut sempat tinggi menyusul arus penyebrangan kapal ro-ro yang tersendat akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu.

Seperti halnya dikatakan  sejumlah pedagang sayuran di Pasar setempat. Mereka  menyebutkan harga tomat sekarang Rp9.000 per kilogram (kg), berbeda dengan dua pekan lalu yang harganya masih berkisar  Rp15.000 per kg.

"Harga tomat sekarang turun banyak karena harganya di Jawa Barat juga turun. Tomat yang dijual di sini umumnya didatangkan dari Jawa Barat," kata Tio (34) salah satu pedagang yang ditemui di pasar setempat.

Menurutnya, pasokan buah tomat dari Lampung sangat sedikit, sementara mutu tomat asal Jawa Barat lebih baik, sehingga buah itu yang banyak dibeli masyarakat. “Selain panen tomat di Jawa Barat yang kini tengah berlangsung, pengiriman buah itu ke Lampung juga lancar karena arus penyeberangan Merak-Bakauheni telah normal,” katanya.

Untuk diketahui, kenaikan harga tomat sebelumnya disebabkan,  arus penyeberangan Merak-Bakauheni membutuhkan waktu 3-4 jam karena faktor gelombang tinggi di Selat Sunda. Namun, dalam seminggu terakhir, arus penyeberangan tersebut kembali normal sehingga waktu tempuh pelayaran hanya berkisar 2,0-2,5 jam. Hal ini membuat biaya oprerasional pengangkutan hasil bumi dari luar Lampung menjadi ringan. (rdo)

Tawarkan Berbagai Model Kerudung Terbaru

Jilbab atau kerudung yang di jual di pasaran, saat ini hadir dengan berbagai model dan motif terbaru.


KALIANDA - Saat ini jilbab atau kerudung tidak hanya sekedar sebagai alat penutup aurat saja bagi kaum muslimah, tetapi juga sudah dijadikan sebagai mode fashion.
 
Bahkan, bahan dan model jilbab kian hari kian banyak, tentunya hal itu membuat minat pembeli jilbab akan terus meningkat. Namun, penjualan jilbab maupun kerudung biasanya akan melonjak saat menjelang ramadhan atau lebaran.
 
Seperti yang diungkapkan Jhon, pemilik Toko Jilbab T'AZANI di Pasar Inpres Kalianda. Ia mengaku, sehari-hari dirinya bisa menjual sampai 15 kodi jilbab.
 
"Kalau hari-hari biasa seperti sekarang ini, paling banyak 10 sampai 15 kodi jilbab yang terjual. Tapi kalau menjelang bulan ramadhan bisa laku hingga 30 kodi per hari," ujarnya kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Dia mengatakan, harga jilbab di tokonya bervariasi, sesuai bahan dan modelnya. Untuk jilbab model kurung dan bordiran berbahan kaos untuk satuannya dibanderol seharga Rp25.000. Sedangkan jilbab model segi empat bakso, rawis dan jengkol BB dipasarakan mulai dari Rp25.000 hingga Rp30.000. Dan untuk jilbab model segi tiga bunga ros ditawarkan dari harga Rp35.000 hingga Rp60.000.
 
"Harganya macam-macam, sesuai bahan dan model. Jilbab segi tiga bunga ros dan segi empat bakso ini yang paling laris. Sebab, kedua model tersebut merupakan jilbab model baru sesuai trend saat ini,"katanya. Dia menuturkan, ditoko jilbab miliknya ini tersedia beraneka macam model dan harga. "Pokoknya ada model jilbab baru, barang selalu habis," tuturnya.
 
Dia menambahkan, selain menjual Jilbab, ditokonya juga tersedia berbagai macam motif dan warna pilihan selendang panjang yang dapat dipungsikan sebagai kerudung. Serta berbagai pilihan aksesoris jilbab seperti bros, cepit dan aksesoris khusus jilbab lainnya.
 
"Untuk jenis selendang, kami jual dari harga Rp20.000 hingga Rp35.000. Tergantung model dan bahanya. Selain melayani harag eceran, kami juga melayani pembelian secara grosiran. Khusus untuk yang membeli sistem grosir, tentunya harga yang kami berikan pasti berbeda," pungkasnya. (iwn)

Tingkatkan Produksi Pisang, Penuhi Pasokan Pelanggan

RAJABASA - Hasil produksi tanaman pisang di Kecamatan Rajabasa, terus mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Itu dibuktikan dari banyaknya hasil panen yang peroleh para petani pisang diwilayah Desa Banding, Kecamatan setempat.
 
Ilung (37), petani pisang di Desa Banding ini mengatakan, produksi tanaman pisang milik petani didesanya saat ini dirasakan meningkat tajam. Menurutnya, peningkatan hasil panen buah pisang itu terjadi sejak lima bulan terakhir ini.
 
"Meskipun tidak semua petani disini (Desa Banding,red)mendapatakan hasil yang banyak, namun panen pisang tahun ini dirasakan cukup meningkat dari tahun kemarin. Oleh karena itu, kami sangat bersyukur dengan meningkatnya hasil penen buah pisang tahun ini," ujar Ilung kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Dia mengaku, para petani pisang diwilayah desanya terus berupaya untuk meningkatnnya hasil produksi tanaman pisang. Hal itu dikarenakan banyaknya permintaan para penampung pisang dari daerah Pulau Jawa yang memang sudah menjadi langganannya.        

"Permintaan pelanggan tidak pernah putus mas. Sebab, buah pisang sangat jarang di Pulau Jawa, Khususnya Jakarat. Bahkan, untuk mencukupi kebutuhan pelangan, terkadang saya masih mengandalkan hasil panen dari petani lainnya," terangnya.
 
Lain halnya Sadam (40), petani pisang asal Desa Kota Guring, Kecamatan Rajabasa ini menuturkan, para pemesan kebanyakan mencari pisang jenis Jantan dan Kepok. Namun, produksi tanaman pisang yang dihasilkan petani disini (Desa Kota Guring,red), rata-rata jenis pisang jantan. Sebab menurutnya, tanaman pisang jenis Kepok sangat sulit untuk diproduksi, karena pisang kepok sangat rentan sekali terserang hama tanaman.
 
"Sebenarnya pelanggan banyak yang mencari pisang jenis kepok, harganya juga terbilang mahal, bisa mencapai Rp20 ribu pertandannya. Namun, untuk memproduksi tanaman pisang jenis kepok sangat sulit. Petani disini sering kali mengalami kegagalan, disebabkan pisang jenis kepok sangat mudah terserang hama tanaman," pungkasnya. (iwn)

Bank Bukopin Kembali Serahkan Scoopy

Written By Radar Lamsel on Selasa, 29 Januari 2013 | 22.22

SERAHKAN : Kepala Cabang Bank Bukopin Lampung Mashuril Hidayat saat menyerahkan hadiah Sepeda motor Scopy kepada  Hadi Susanto (33) warga Bakauheni. Penyerahan dilakukan di Bank Bukopin Cabang Lampung jalan Wolter Monginsidi Teluk Betung, Bandar Lampung, Selasa (29/1).


Program Tabungan SiAga Bukopin

BANDARLAMPUNG - Hebat, mungkin itu yang bisa dikatakan untuk mengambarkan Hoki (keberuntungan, red) nasabah Bank Bukopin yang berasal dari Kabupaten Lampung Selatan hingga awal tahun 2013 ini. Untuk ketiga kalinya secara beruntun nasabah dari Kantor Cabang Pembantu Kalianda mengirimkan wakilnya untuk menerima Sepeda motor Honda Scoopy persembahan Bank Bukopin.
Kali ini, Scoopy Bank Bukopin diserahkan kepada Hadi Susanto (33) warga Bakauheni yang keluar namanya sebagai pemenang priode terakhir undian Program Tabungan SiAga Bukopin  yang dilaksanakan sejak periode 1 April hingga 30 Novemver 2012 diundi 19 Desember 2012 di gedung Bank Bukopin Kantor Pusat Jakarta beberapa waktu lalu.

"Saya mengaku kaget tidak menyangka mendapat undian ini. Mungkin ini buah saya yang menabung selama 4 tahun menjadi nasabah," ujar Hadi Susanto pemenang ditemui usai penyerahan hadiah di Bank Bukopin Cabang Lampung jalan Wolter Monginsidi Teluk Betung, Bandar Lampung, Selasa (29/1).

Dia menyebutkan, transaksi pembelian pulsa dan sms backing menjadi transaksi yang dilakukan dirinya minimal dalam 3 kali seminggunya dalam meraup poin. "Jika dilihat mungkin saldo yang saya miliki tidak banyak, mungkin karena saya sering transaksi bisnis  yang dalam seharinya transaksi sampai Rp50 juta, maka rezeki ini jatuh ke saya," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk Bank Bukopin dirinya merasa diberikan kemudahan dikarena dalam setiap transaksi tidak dipotong biaya. "Tidak seperti Bank lain, cast diberlakukan dalam  setiap bertransaksi, kalau di Bukopin lebih cepat dan pelayananan bagus tidak seharian menunggu di Bank. Jika berkaca pada perkembanganya, hingga akhir-akhir ini perkembangan Bank Bukopin semakin pesat," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Bukopin Lampung Mashuril Hidayat mengatakan, kriteria mengikuti undian masih yang lama dilihat dari transaksi e-Baking nasabah. Dimana jika transaksi semakin sering maka semakin besar untuk menang. "Setelah program ini, pihak Bank Bukopin akan melakukan evaluasi penyelengaraan, besar kemungkinan program ini akan tetap kita teruskan dengan terlebih dahulu umensurvei hadiah yang akan diberikan sesuai animo masyarakat  saat ini," ujarnya.

Dijelaskannya, dalam memiliki rekening, nasabah tidak dibatasi untuk memiliki berapapun jumlahnya untuk satu nama. Dia menerangkan, penyelengaraan ini diundi setiap bulan dengan ketentuan produk yang diikutsertakan nasabah Bank Bukopin diantaranya Tabungan SiAga Bukopin, Tabungan SiAga Bukopin Bisnis Perorangan dan Tabungan SiAga Bukopin Kerja Sama. "transaksi yang diikutsertakan dalam undian meliputi setiap transaksi transfer antar Bank lain, Auto Debet, pembayaran dan pemberlian, isi ulang pulsa/prepaid PLN melalui ATM, SMS Baking dan internet Banking dimana kesemua itu mendapatkan satu poin dan berlaku kelipatan. Jika semua sudah terpenuhi, setiap nasabah dapat  diikutsertakan dalam undian ini," ujarnya.

Dijelaskannya, nasabah yang diikutsertakan dalam undian adalah setiap melakukan transaksi e-Banking mendapatkan satu poin, minimal poin yang dikutsertakan 10 poin dan berlaku pada bulan perhitungan (poin tidak bersipat komulatif). (dra)

Dapatkan Layanan Sporing dan Balancing di Yamaha Kalianda

KALIANDA - Bagi Anda yang membutuhkan bengkel sporing dan balancing sepeda motor, tentunya tidak perlu lagi harus jauh-jauh mencarinya hingga ke Kota Bandar Lampung. Anda cukup datang langsung ke PT Lautan Teduh Yamaha Kalianda di Jalan Kolonel Makmun Rasid, Kalianda.
 
Pasalnya, di dealer resmi Yamaha ini melayani berbagai jenis perbaikan sepeda motor mulai dari press body atau chasis, segitiga, disk brake, velg racing dan lain sebagainya dengan harga murah, proses cepat, aman, akurat dan presisi.
 
"Hadirnya pelayanan ini untuk memudahkan masyarakat khususnya pengguna sepeda motor Yamaha yang ingin mendapatkan layanan spooring dan balancing untuk perbaikan kenderannya yang mengalami kerusakan," ujar Firmansyah, selaku Service Advisor di PT Lautan Teduh Yamaha Kalianda, kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Dia menuturkan, untuk proses perbaikan, pihaknya menggunakan alat press motor universal yang digerakan oleh tenaga hidrolik serta didukung dengan mekanik yang sangat handal dan berpengalaman. Sehingga motor yang dilakukan perbaikan tidak akan menimbulkan cacat. Karena menurutnya, dilakukan tanpa ketok dan tanpa bakar sehingga mampu menghasilkan kualitas yang tetap bagus.
 
"Layanan spooring dan balancing ini tidak hanya kami berikan kepada konsumen Yamaha saja, tetapi juga bagi pemilik sepeda motor Honda maupun Suzuki yang sepeda motornya mengalami kerusakan seperti sulit dikendalikan (tidak nyaman,red), chasis atau body motor yang berubah posisi dan bentuk, kedua roda motor tidak sejajar atau simetris, velg racing dan disk brake sepeleng maupun oleng, atau motor yang ringsek karena tabrakan," tuturnya.
 
Dia menambahkan, untuk masalah biaya tentunya relative murah tergantung dari jenis kerusakanya. Konsumen tidak perlu khawatir dengan hasilnya. Karena, dalam proses perbaikannya menggunakan standar pabrik. Artinya, semua ukuran akan disesuaikan dengan wujud aslinya. "Untuk masalah ongkos, kami berikan harga yang bervariasi mulai dari Rp40.000-Rp350 ribu. Dilihat dari tingkat kerusakan," pungkasnya. (iwn)

Usaha Dagang Kepingan CD dan DVD Kian Marak

Film dan Lagu Anak-Anak Paling Laris Terjual

KALIANDA - Pedagang kepingan CD-DVD film dan lagu dipasaran saat ini kian marak. Maka tak heran jika salah satu media hiburan tersebut bukan lagi barang yang sulit untuk didapatkan.
 
Seperti halnya di Pasar Inpres Kalianda, di pasar ini penjual kepingan CD lagu dan DVD fim sudah banyak jumlahnya. Baik yang berada di kios-kios maupun yang berjualan dikaki lima, harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi mulai dari Rp5.000 sampai Rp10.000.
 
Paijo (35) misalnya, pria asal Desa Maja yang membuka usaha berjualan kepingan CD dan DVD di Pasar Inpres Kalianda ini menuturkan, dikiosnya tersedia lengkap kepingan CD dan DVD yang dijual secara grosir dan juga eceran.
 
Dikatakakanya, kepingan CD dan DVD yang tersedia di kiosnya mulai dari Film, Music dan permainan game untuk anak-anak, remaja dan juga dewasa. Bahkan, koleksi film yang di jualnya tidak hanya film local saja, namun juga tersedia koleksi film negara luar seperti China, Jepang dan India.
 
Menurutnya, CD film dan lagu anak-anak yang paling laris terjual seperti barbie, tom & jerry dan koleksi anak-anak lainnya.        
"Biasanya yang paling ramai pada saat hari Minggu mas. Banyak anak-anak yang mencari CD film dan lagu yang disukai. Namun, ada juga yang mencari koleksi game PS 1 maupun PS 2," ungkapnya, kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Dikatakanya, meskipun kepingan CD-DVD yang di jual banyak macamnya, namun setiap kepingnya di jual dengan harga yang sangat murah. "Meskipun CD dan DVD yang saya jual terbilang murah, akan tetapi mutu dan kualitasnya sama dengan CD maupun DVD aslinya," katanya.
 
Semua jenis CD dan DVD yang dijajakan para pedagang di pasar tersebut kebanyakan dibeli langsung dari Jakarta. Untuk masalah harga, semua pedagang mengaku tidak terlalu mematok harga yang tinggi. Oleh karena itu, konsumen tidak perlu khawatir, karena semua jenis CD dan DVD dijual dengan harga yang sangat murah. (iwn)

Harga Buah Duku Di Kalianda Masih Tinggi

Written By Radar Lamsel on Senin, 28 Januari 2013 | 22.55

KALIANDA - Harga buah duku di sejumlah pedagang di Kota Kalianda masih tinggi mencapai Rp13.000 per kilogram (kg), padahal penjual buah tersebut sudah mulai marak.
 
Dedi (35) pedagang buah duku yang berjualan di Jalan Kesuma Bangsa Kalianda mengatakan, mahalnya harga buah tersebut karena masih sedikitnya hasil panen para petani buah duku di Kota Palembang.         "Buah duku ini kami datangkan dari Palembang mas. Karena panennya belum merata dan masih sedikit, sehingga harganya masih mahal," ujar Dedi, saat ditemui Radar Lamsel, dilapak dagangannya, Senin (28/1) kemarin.
 
Dijelaskanya, untuk buah duku kualitas super pihaknya menjual seharga Rp13.000 per kg sedangkan yang kualitas biasa hanya Rp10.000 per kg. "Buah duku yang dijual para pedagang saat ini, semuanya sama berasal dari Kota palembang," jelasnya.
 
Ia mengatakan, duku merupakan buah yang hanya sekali panen dalam setahun dan memang sudah biasa para pedagang di Kota Kalianda mendapat pasokan duku dari Palembang.
 
"Buah duku ini paling banyak peminatnya. Sehingga, setiap hari seorang pedagang bisa menjual sampai 200 kg," terangnya.
 
Diungkapkannya, saat ini bukan hanya buah duku saja yang  banyak dijual pedagang di sepanjang Jalan Kesuma Bangsa. Tetapi juga buah durian dan rambutan.
 
"Meskipun masih banyak dijual, tapi harganya masih tinggi mencapai Rp15 ribu sampai Rp20 ribu per-buah. Karena memang musim durian sudah akan berakhir," pungkasnya. (iwn)
 
Copyright © 2013. Radar Lamsel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website