Natar- Harga buah tomat di Pasar Inpres Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel) mengalami penurunan. Pasalnya, pasokan dari sentra pertanian tomat Jawa Barat ke Sumatera mulai lancar. Harga rempah tersebut sempat tinggi menyusul arus penyebrangan kapal ro-ro yang tersendat akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu.
Seperti halnya dikatakan sejumlah pedagang sayuran di Pasar setempat. Mereka menyebutkan harga tomat sekarang Rp9.000 per kilogram (kg), berbeda dengan dua pekan lalu yang harganya masih berkisar Rp15.000 per kg.
"Harga tomat sekarang turun banyak karena harganya di Jawa Barat juga turun. Tomat yang dijual di sini umumnya didatangkan dari Jawa Barat," kata Tio (34) salah satu pedagang yang ditemui di pasar setempat.
Menurutnya, pasokan buah tomat dari Lampung sangat sedikit, sementara mutu tomat asal Jawa Barat lebih baik, sehingga buah itu yang banyak dibeli masyarakat. “Selain panen tomat di Jawa Barat yang kini tengah berlangsung, pengiriman buah itu ke Lampung juga lancar karena arus penyeberangan Merak-Bakauheni telah normal,” katanya.
Untuk diketahui, kenaikan harga tomat sebelumnya disebabkan, arus penyeberangan Merak-Bakauheni membutuhkan waktu 3-4 jam karena faktor gelombang tinggi di Selat Sunda. Namun, dalam seminggu terakhir, arus penyeberangan tersebut kembali normal sehingga waktu tempuh pelayaran hanya berkisar 2,0-2,5 jam. Hal ini membuat biaya oprerasional pengangkutan hasil bumi dari luar Lampung menjadi ringan. (rdo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar