| Jilbab atau kerudung yang di jual di pasaran, saat ini hadir dengan berbagai model dan motif terbaru. |
KALIANDA - Saat ini jilbab atau kerudung tidak hanya sekedar sebagai alat penutup aurat saja bagi kaum muslimah, tetapi juga sudah dijadikan sebagai mode fashion.
Bahkan, bahan dan model jilbab kian hari kian banyak, tentunya hal itu membuat minat pembeli jilbab akan terus meningkat. Namun, penjualan jilbab maupun kerudung biasanya akan melonjak saat menjelang ramadhan atau lebaran.
Seperti yang diungkapkan Jhon, pemilik Toko Jilbab T'AZANI di Pasar Inpres Kalianda. Ia mengaku, sehari-hari dirinya bisa menjual sampai 15 kodi jilbab.
"Kalau hari-hari biasa seperti sekarang ini, paling banyak 10 sampai 15 kodi jilbab yang terjual. Tapi kalau menjelang bulan ramadhan bisa laku hingga 30 kodi per hari," ujarnya kepada Radar Lamsel, kemarin.
Dia mengatakan, harga jilbab di tokonya bervariasi, sesuai bahan dan modelnya. Untuk jilbab model kurung dan bordiran berbahan kaos untuk satuannya dibanderol seharga Rp25.000. Sedangkan jilbab model segi empat bakso, rawis dan jengkol BB dipasarakan mulai dari Rp25.000 hingga Rp30.000. Dan untuk jilbab model segi tiga bunga ros ditawarkan dari harga Rp35.000 hingga Rp60.000.
"Harganya macam-macam, sesuai bahan dan model. Jilbab segi tiga bunga ros dan segi empat bakso ini yang paling laris. Sebab, kedua model tersebut merupakan jilbab model baru sesuai trend saat ini,"katanya. Dia menuturkan, ditoko jilbab miliknya ini tersedia beraneka macam model dan harga. "Pokoknya ada model jilbab baru, barang selalu habis," tuturnya.
Dia menambahkan, selain menjual Jilbab, ditokonya juga tersedia berbagai macam motif dan warna pilihan selendang panjang yang dapat dipungsikan sebagai kerudung. Serta berbagai pilihan aksesoris jilbab seperti bros, cepit dan aksesoris khusus jilbab lainnya.
"Untuk jenis selendang, kami jual dari harga Rp20.000 hingga Rp35.000. Tergantung model dan bahanya. Selain melayani harag eceran, kami juga melayani pembelian secara grosiran. Khusus untuk yang membeli sistem grosir, tentunya harga yang kami berikan pasti berbeda," pungkasnya. (iwn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar