![]() |
| Kondisi jalan di Desa Palas Pasemah, yang rampung dikerjakan sekitar 1 minggu lalu, kini sudah kembali rusak, akibat diguyur hujan beberapa hari lalu. |
PALAS - Masyarakat kembali mengeluhkan buruknya proyek pengerjaan jalan di wilayah pedesaan. Pasalnya, proyek yang baru selesai beberapa hari lalu, kini telah rusak dan banyak batu split yang terkelupas.
Pengerjaan yang terkesan asal-asalan dan terburu-buru itu dinilai masyarakat sia-sia. Proyek jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut berada dijalan Dusun 04 Desa Palas Pasemah menuju Dusun 02 Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas. Jalan tersebut digunakan oleh para warga sebagai jalur transportasi pengangkutan hasil pertanian dan jalur penghubung menuju sekolah setempat.
Mistar (45), warga desa Palas Pasemah, sangat menyayangkan pengerjaan proyek jalan tersebut yang tidak bertahan lama. Parahnya, pengerjaan proyek tersebut dikerjakan pada malam hari. "Saya ingat sekali, itu baru sekitar 1 minggu rampung dikerjakan, bahkan pengerjaannya malam hari hingga pukul 02.30 WIB. Sekarang bisa mas lihat sendiri, belum masuk tahap pemeliharaan, jalan ini sudah rusak lagi,"ujarnya kepada Radar Lamsel, Kamis (3/1).
Disamping itu, dalam pelaksanaan pengerjaan proyek jalan itu, plang pelaksanaan proyek yang mana sebagai salah satu syarat pelaksanaan proyek juga tidak dipasang. "Plang saja tidak dipasang, jadi mana tahu saya siapa yang mengerjakannya dan berapa dana yang dihabiskan untuk penerjaan proyek itu,"tambahnya.
Senada dikatakan, Indawan (49), dirinya mengeluhkan keadaan jalan yang kondisinya sama saja dengan kondisi jalan sebelum ditingkatkan. Tadinya para warga setempat berharap dengan adanya peningkatan jalan tersebut, akses menuju sekolahan dan desa lain menjadi lancar. "Sama saja mas, tidak ada bedanya, hanya sekarang terlihat mulus karena ditutup pasir-pasir ini. Sekarang, baru dua kali diguyur hujan, batu-batu splitnya sudah pada ngelupas. Mungkin jika diguyur hujan beberapa kali lagi juga sudah terlihat jelas, buruknya pengerjaan jalan ini,"keluhnya.
Hingga kini, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerja Umum (PU) Kecamatan Palas, Sunarto, belum bisa ditemui, saat dihubungi via ponsel, nomornya tidak menjawab. (ams).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar