KALIANDA – Upaya meningkatkan mutu pendidikan terhadap peserta didiknya terus dilakukan oleh pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kalianda. Upaya yang dilakukan itu, dengan membentuk kelompok belajar murid di dalam ruang kelas.
Kepala SDN 1 Kalianda Rifa'i, S.Pd mengatakan, penerapan sistem belajar secara berkelompok kepada murid-muridnya dikelas, merupakan salah satu strategi untuk memberikan ilmu pelajaran agar mudah diserap. Sehingga, murid akan terlihat lebih aktif dalam belajar.
"Ini merupakan salah satu strategi atau metode mengajar yang kami terapkan dalam memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik di sekolah ini (SDN 1 Kalianda,red). Dengan demikian, pelajaran yang diberikan akan lebih mudah diterima oleh murid," ujar Rifa'i kepada Radar Lamsel, kemarin.
Dia menuturkan, dengan adanya belajar berkelompok, murid akan saling berinteraksi sesama murid lainnya dalam membahas materi pelajaran secara bersama-sama. Bahkan, untuk membangkitkan semangat murid yang dinilai kurang aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, guru kelas menempatkan masing-masing murid dalam kelompok secara acak. Sehingga, murid yang tadinya kurang aktif untuk belajar secara otomatis akan ikut belajar dengan murid yang aktif.
"Dalam setiap kelompok memang harus ada siswa yang aktif belajar. Secara langsung, siswa yang kurang aktif-pun akan ikut aktif belajar," tuturnya.
Dia menjelaskan, dalam satu kelas terdapat 27 murid. Dari jumlah murid itu dibagi menjadi 7 kelompok dimana masing-masing kelompok belajar bersama-sama dalam satu meja untuk menyelesaikan tugas yang di berikan guru. "Ini juga bisa dimanfaatkan untuk menyatukan kebersamaan murid," jelasnya.
Dia menambahkan, dengan adanya sistem belajar berkelompok diharapkan mampu mendorong siswa berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dan memungkinkan interaksi antara murid yang satu dan lainnya. Jika terdapat soal-soal pelajaran yang di berikan, murid akan menyelesaikannya bersama-sama dalam satu kelompok.
"Dalam hal ini peserta didik akan merasa senang dan tidak merasa jenuh. Bahkan banyak siswa yang mengaku lebih senang dengan model belajar secara berkelompok," pungkasnya. (iwn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar