PALAS - Guna menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan murid, pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bumirestu, Kecamatan Palas melakukan kegiatan bersih-bersih sekolah serta melakukan penertiban kepada penjual makanan.
Menurut Kepala Sekolah SDN 2 Kalianda Bumirestu Sugito,S.Pd, salah satu upaya guna menjaga kebersihan pada lingkungan sekolah pihaknya bersama murid maupun pedagang secara serentak malakukan kegiatan bersih-bersih sekolah setiap Jumat serta penertiban pedagang makan yang ada di sekolah tersebut.
"Kegiatan serentak mulai dari guru, staf, murid hingga pedagang selalu mengadakan setiap Jumat. Kegiatan ini tidak hanya hari Jumat saja, tetapi juga setiap hari dengan jadwal piket anak murid. Kami juga melakukan penertiban pedagang yang ada di sekolah ini sehingga makanan yang di jual harus sehat dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Sugito, kepada Radar Lamsel, Jum'at (8/2).
Sugito menambahkan, jenis makanan yang di jual tidak boleh sembarangan terutama yang berkemasan dan harus memiliki izin Badan Indrustri Rumah Tangga (BIRT) dan di anjurkan untuk menjual makanan olahan harian sehingga kebersihan dan kesehatan dapat terus terjaga.
"Makanan yang berkemasan sangat tidak baik bagi kebersihan. Tapi kalau masih ada harus memiliki izin terlebih dahulu dan tidak boleh sembarangan karena sangat berdampak pada kesehatan. Kami anjurkan untuk menjual makanan olahan yang hanya sekali di jajakan seperti pisang goreng dan lainya," tambahnya.
Terpisah, Kepala Unit Pelaksan Teknis (UPT) Puskemas Bangunan Syamsudin, SKM mengatakan, makanan yang di jual terutama di lingkungan sekolah sebaiknya tidak makanan yang berkemasan. Sebab, saat ini sangat banyak makanan yang di jual tanpa memiliki izin badan industri rumah tangga (BIRT) dan memiliki kandungan pewarna dan pengawet yang berbahaya bagi kesehatan. "Memang harus waspada dengan produk yang penjualannya tanpa izin BIRT karena cenderung pada pewarna dan pengawet makanan yang tidak baik bagi kesehatan," jelasnya.
Lebih lanjut Syamsudin menjelaskan, guna mengantisipasi adanya makanan berbahaya yang beredar di lingkungan sekolah, pihaknya telah melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah secara terjadwal setiap bulanya."Setiap bulanya kita juga adakan penyuluhan yang berkerjasama dengan pihak sekolah secara bergantian,"pungkasnya.(ams)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar