| Kondisi Jalinsum yang berlubang dan banyak bergelombang mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan di ruas jalan tersebut. |
Berlubang dan Bergelombang
NATAR – Kondisi Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) semakin memprihatinkan dan membahayakan. Pasalnya, sepanjang jalan tersebut banyak ditemui lubang. Meskipun seringkali dilakukan perawatan, namun jalan tersebut kembali rusak dan setiap saat dapat mengancam keselamatan pengendara.
Dari pantauan Radar Lamsel, sepanjang jalinsum mulai dari Bundaran Radin Inten II di Desa Hajimena hingga Bandara Radijn Inten II Brantiraya banyak ditemui aspal berlubang. Diameter lubang bervariasi dari yang kecil sampai terkuak cukup besar dan dalam.
Siti Nur Munawaroh, warga Desa Haduyang ini mangaku prihatin melihat kondisi jalan di Jalinsum pada desanya yang kondisinya sangat rusak. Ia mengaku jalan berlubang tersebut seringkali menyebabkan kecelakaan. Bahkan, menurut pengakuannya hampir setiap hari ada insiden kecelakaan yang disebabkan buruknya kondisi ruas jalan tersebut. “Hampir tiap hari mas, sebab kendaraan yang sedang melaju kencang seringkali tiba-tiba ngerem untuk menghindari lubang, nah pada saat seperti itulah sering terjadi tabrakan dengan kendaraan lainnya,” ujarnya kemarin.
Dede—sapaan Siti Nur Munawaroh, melanjutkan, kondisi tersebut jelas memerlukan perhatian khusus dari pemerintah, supaya tak menimbulkan korban lagi. Sebab, ia khawatir apabila tak segera diperbaiki maka banyak terjadi kecelakaan. “Tolonglah kalau bisa cepat diperbaiki oleh pemerintah,” asa pemiliki RM. Winda ini.
Sebelumnya, keluhan serupa datang dari Samin (45), salah seorang pengendara yang melintas di wilayah tersebut mengaku selalu waspada apabila hilir mudik tiap hari saat hendak bekerja ke Bandarlampung. Pasalnya, ia mengaku pernah hampir terjatuh akibat terkena lubang. “Bahaya kalau gak segera diperbaiki mas, apalagi pengendara sepeda motor seperti saya harus sangat waspada,” katanya.
Dia menambahkan, seharusnya jalan setingkat Jalinsum tersebut dipelihara dengan maksimal dan jangan sampai dalama keadaan rusak. Sebab, ruas jalan itu sangat padat kendaraan dan akses menuju bandara. “Ini kan jalan menuju bandara, harusnya bagus donk,” timpalnya. (rdo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar