![]() |
| Aktifitas truk-truk bermuatan pupuk yang membongkar muatanya di Desa Fajarbaru kerap membaut macet arus lalulitas di desa setempat. |
JATIAGUNG - Operasional truk bermuatan pupuk dari salah satu gudang di Desa Fajarbaru, Kecamatan Jatiagung dikeluhkan warga setempat.
Pasalnya truk kontainer tersebut itu membuat arus kendaraan melambat dan menjadi biang kemacetan bagi kendaran lainya.
Idris (45), warga desa setempat mengatakan, operasional truk besar dari enam roda sampai sepuluh roda di jalan utama desa yang sempit, sangat mengganggu dan menghambat aktivitas warga lainya.
"Melintasnya truk maupun ketika membongkar muatan pupuk sangat menggagu sekali karena bukan hanya satu truk saja ada puluhan hal ini yang membuat macet," katanya.
Idris melanjutkan, aktifitas truk besar-besar tersebut pada jam-jam sibuk seperti di pagi hari maupun di sore hari saat aktifitas di jalan utama desa sedang ramai di lalui warga. "Sangat banyak warga yang beraktivitas, mulai sekolah, kantor, maupun ke pasar,"ujarnya.
Hal senada juga diungkap Nasir warga lainya. Ia mengaku nyaris dirinya menabrak penyeberang jalan di depan gudang pupuk yang berada di Dusun III A RT 06 tersebut. “Karena tertutup dengan kendaraan truk besar jadi saya tidak bisa liat bahwa ada orang yang mau nyeberang,” tuturnya.
Ia berharap dinas terkait dan aparat kepolisian menertibkan kendaraan truk besar yang juga membuat jalan di desa setempat rusak berat. “Kalau dulu kendaraan truk besar yang melewati jalan desa ini masih sedikit tetapi sekarang semakin padat. Olehnya itu, kami meminta kepada pihak terkait untuk mengatur jam operasional truk di jalur ini yang diluar jam sibuk," harapnya.
Terpisah Kepala Desa (kades) Fajarbaru Julheri mengatakan, pihaknya membenarkan keluhan warga tersebut, dan pihaknya juga telah menegur pengelola gudang pupuk tersebut.
"Pemerintahan Desa Fajarbaru telah meyampaikan keluhan warga kepada pihak pemilik gudang beberapa kali. Namun teguran yang kami sampaikan tidak juga di indahkan pemilik gudang," ungkapnya.
Julheri melanjutkan, pihaknya dalam kesepatan ini meminta kepada pihak gudang pupuk yang berada di desanya dapat menangpi keluhan warga desanya. "Kami meminta pemilik gudang dapat mengatur aktifitasnya bongkar muat pupuk agar tidak menggangu warga," pintanya.(ndi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar