BERITA TERAKHIR

Tampilkan postingan dengan label Ragom Helau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragom Helau. Tampilkan semua postingan

Sewa Rp6,7 Juta Ideal Berdasarkan Kajian Konsultan

Written By Radar Lamsel on Senin, 11 Februari 2013 | 23.27

Terkait Sewa Rumah Anggota DPRD Lampung

BANDARLAMPUNG - Alokasi anggaran tunjangan perumahan anggota dewan Provinsi Lampung mencapai Rp6 miliar lebih per tahunnya dinilai Ketua DPRD Lampung sudah sesuai dan tercantum dalam APBD Provinsi Lampung. Pasalnya, dari besaran biaya yang dimaksud setiap anggota DPRD mendapatkan jatah sewa rumah senilai Rp6,7 juta.

"Hal ini memang benar, dewan menganggarkan dana sewa rumah anggota dewan mencapai Rp 6,7 juta per bulannya. Dan hal ini sudah ditetapkan di APBD 2013," ujar Ketua DPRD Lampung Marwan Cik Asan di rumah dinasnya kemarin, (11/2).

Dia menyebutkan, selain itu, dana tunjangan sewa rumah anggota legislatif itu, sudah disetujui oleh gubernur. "Penerapan besaran biaya sendiri sah kok. Dan ini semua sudah ada peraturan gubernur (pergub), serta anggaran sewa rumah itu juga sudah sesuai aturan karena sudah dikaji oleh konsultan," kata legislator Partai Demokrat itu.

Dijelaskannya, dari besaran biaya, kajian konsultan tentang biaya sewa rumah DPRD senilai Rp6,7 juta tersebut, terusnya, sudah ideal. Pasalnya, berpatokan pada hasil survei sewa rumah di beberapa tempat. Jika mengacu pada rumah dinas ketua DPRD di wilayah Pahoman, maka bisa terjadi pembengkkan biaya karena di wilayah Pahoman berbeda biayanya. "Ia kalau di Pahoman ada yang mau menyewakan. Saya rasa tidak ada lagi,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Studi Strategi dan Kebijakan Publik (Pussbik) Lampung, Aryanto Yusuf menganggap jika dilihat dari besaran biaya yang dikeluarkan bahwasanya hal itu adalah pemborsan anggaran.

Sementara itu, pemberian tunjangan yang diberikan itu berdasarkan PP No.35/2006 tentang Kedudukan Keuangan dan Protokoler DPRD. Berdasarkan survei yang dilakukan beberapa waktu lalu, DPRD Lampung menilai wajar angka peruntukan sewa rumah itu. Tunjangan itu masih terbilang kecil dibandingkan sejumlah daerah lain, seperti Sumatera Selatan dan Jawa Barat. (dra)

Berlian: Pelangaran Masih ada

Terkait Penerapan BBM Non Subsidi

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengakui, hingga hari ini pelanggaran pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi saat ini masih terjadi. Tetapi hal ini tidak serta merta membuat sosialisasi penerapannya terganggu. Bertahap, pemprov mencoba untuk menertibkan dengan tahap awal berupa teguran.

"Pelanggaran yang ditemukan saat ini merupakan bagian tahap dari sosialisasi, tidak bisa kita langsung untuk menindaknya. Setelah berjalan agak lama, secara perlahan-lahan mungkin akan kita terapkan tingkat hukumannya. Tahap awal ini masih bersipat teguran dahulu," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Berlian Tihang, M.M., usai apel mingguan di lingkungan Pemprov Lampung, Senin (11/2).

Lebih lanjut dia menambahkan, masa waktu sosialisasi sendiri tidak ditetapkan waktunya, tergantung dari Kementrian ESDM. Jika nantinya harus diberikan sanksi yang tegas maka Pemprov Lampung akan mengambil tindakan dalam penerapannya. "Dikarenakan hingga saat ini masih banyak yang belum mematuhi, kita akan meminta Dinas Pertambangan untuk membentuk tim pengawasan guna meminimalisir pelanggaran sebagaimana arahan pemerintah untuk menaati peraturan menteri ini," ujar mantan Kadis Bina Marga Pemprov Lampung itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Lampung pada bulan Ferbuari ini akan membentuk tim pengawasan bagi kendaraan dinas (randis) baik roda dua maupun roda empat yang menggunakan BBM non Subsidi. Pembentukan tim ini guna melakukan pengawasan di lapangan seperti Stasiun Pengisan Bahan Bakar Umum (SPBU) terkait pembelian BBM bagi randis.

“Tim akan kita bentuk bersama Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi yang terdiri dari Pemprov Lampung, pemkab/pemkot, aparat keamanan dan Pertamina. Tahap awal akan dilakukan teguran jika ditemukan randis tidak mematuhi pembelian BBM non subsidi,” ujar Sekretaris Daerah Lampung Ir. Berlian Tihang, M.M., Jumat (8/2).

Dia menyebutkan, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti undang-undang pemberian sanksi bagi randis yang tidak membeli BBM non subsidi. Untuk itulah pemprov membentuk tim pengawasan tersebut agar lebih tertib.

“Jika tidak diawasi dengan tepat, bisa saja nanti randis ini membeli dengan cara eceran dalam jumlah banyak. Dikarenakan pasti maling lebih pintar dari yang menangkapnya,” ujar Ketua ICMI Lampung itu sambil berseloroh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Lampung resmi memberlakukan penerapan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi bagi kendaraan dinas (randis) milik Pemprov Lampung dengan ditandai menempelkan stiker pada randis pada masing-masing Kasatker di Pemprov Lampung. Instruksi itu dituangkan dalam surat edaran yang dilayangkan kepada bupati/wali kota, rektor perguruan tinggi negeri, kepala dinas/badan/kantor/SKPD/instansi vertikal, serta direktur BUMN dan BUMD se-Provinsi Lampung. Penerapan telah dimulai Jumat (1/2). Tertuang dalam Dalam Surat Edaran Nomor 045.2/0208/III.17/2013 tentang Pelarangan Penggunaan Jenis BBM Tertentu untuk kendaraan dinas. Randis di Provinsi Lampung dilarang menggunakan jenis BBM tertentu berupa premium/bensin (gasoline) RON 88. (dra)

Agar Menjadi Pembelajaran

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov)  meminta kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lampung agar menaati segala peraturan dan undang-undang di negara tempat mereka bekerja agar tidak terjerat hukum dikemudian hari. Ini berkaca pada permasalahan empat TKI asal Lampung yang baru saja di bebaskan dari hukuman mati di Malaysia, supaya dijadikan pembelajaran sehingga tidak tersangkut permasalahan yang sama.

"Kita mengucapkan syukur Alhamdullilah, saat ini ada empat TKI kita yang terbebas dari hukuman mati di Malaysia. Dengan adanya permasalahan ini menjadikan pembelajaran bagi kita. Kedepannya kita mengharapkan kepada TKI asal Lampung agar tidak melakukan tindakan negatif yang membahayakan dirinya atau yang melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara tempat dia bekerja," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Berlian Tihang, M.M., usai apel mingguan di lingkungan Pemprov Lampung, Senin (11/2).

Lebih lanjut dia menambahkan, taat azas, tata krama dan apa yang menjadi peraturan hukum perlu juga dilakukan, sehingga tidak membahayakan dan menjerat pekerja di kemudian hari. "Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung perlu dilakukan, agar mereka merasa dapat hidup nyaman ketika bekerja di negara orang sembari menghabiskan masa kontrak. Dengan kata lain mereka dapat menikmati kehidupan di negeri orang tanpa tersangkut permasalahan," ujar mantan Kadis Bina Marga Pemprov Lampung itu.

Sebelumnya diberitakan Radar Lampung (group Radar Tanggamus, red) kabar melegakan berembus dari Negeri Jiran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung mengkonfirmasi empat TKI asal Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, terbebas dari hukuman mati. Empat TKI ini yakni Karni (30), Sujoko (31), Sudaryono (20) dan Sunanto (25) masing-masing diganjar hukuman penjara selama satu tahun.
Keempatnya merupakan pekerja di Kilang Arang Semanggol Negara Bagian Perak yang terjerat kasus pengeroyokan yang mengakibatkan kematian seseorang. Berdasarkan data yang masuk ke Disnakertrans, keempatnya telah dihukum sejak 7 Juli 2010 dan ditangani Mahkamah Taiping.

Keempatnya diketahui tidak berangkat melalui Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) resmi. Diduga mereka masuk ke Malaysia mengunakan Paspor Pelancong.

Terpisah Ketua Komisi V DPRD Lampung Yandri Nazir mengatakan pihaknya memberikan aspresiasi terhadap telah dibebaskannya empat TKI ini dimana pada sebelumnya, dirinya juga masih menunggu kabarnya. "Saat ini, Komisi V juga sedang merancang Perda yang nantinya akan mengatur tentang TKI asal Lampung dan diharapkan seselai sebelum masa jabatan anggota DPRD Lampung selesai pada tahun 2014," katanya. (dra)

Lokasi Calon Puskesmas Rawat Inap Katibung Mulai Diukur

Camat Katibung, Dani Wahyudi, S.STP, M.Si saat melakukan peninjuan dan pengukuran lokasi calon dibangunnya Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Katibung.


KATIBUNG - Masyarakat Kecamatan Katibung telah lama mendambakan berdirinya Puskesmas Rawat Inap untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Guna mewujudkan itu, Camat Katibung, Dani Wahyudi S.STP, M.Si didampingi Kasi Pertanahan Kecamatan Katibung, Nawawi bersama Kepala UPT Puskesmas Katibung Eka Wahyuning Astuti  melakukan peninjauan sekaligus pengukuran.
 
Menurut Dani Wahyudi, peninjauan ke lokasi Puskesmas Rawat Inap dilakukan untuk memastikan keberadaan lokasi serta luas lokasi. Lokasi yang telah disiapkan sangat strategis yakni dipinggir jalan lintas Sumatrea. Tempat tersebut mudah dijangkau oleh masyarakat yang ada di Kecamatan Katibung.
 
"Setelah kita lakukan pengecekan ke lokasi, luas tanahnya kurang lebih 1.200 meter dan tempatnya cukup strategis. Masyarakat yang ada di Katibung akan sangat mudah menjangkau lokasi karena berada ditengah-tengah dan tidak jauh dari warga. Mudah-mudahan ini secepatnya akan dibangun agar masyarakat bisa terlayani kesehatannya dengan baik," kata Dani Wahyudi, Senin (11/2).
 
Kepala UPT Puskesmas Katibung, Eka Wahyuning Astuti mengakui, lokasi bangunan yang akan dibangun untuk Puskesmas Rawat Inap sudah memenuhi persyaratan dan tidak ada masalah. Masyarakat yang ada dilingkungan tersebut juga sangat mendukung berdirinya Puskesmas Rawat Inap yang rencananya dibangun tahun 2013.
 
"Kita berharap agar secepatnya bangunan Puskesmas Rawat Inap ini terealisasi secepatnya. Agar masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa segera menggunakannya khususnya yang membutuhkan rawat inap. Selama ini, warga yang sakit harus menginap di Rumah Sakit yang ada di Kalianda atau di Bandarlampung,"ujar Tuti panggilan wanita berkacamata.
 
Selamat (60) salah seorang sesepuh masyarakat Katibung berharap, keberadaan Puskesmas Rawat Inap yang rencananya akan dibangun tahun 2013 akan membantu masyarakat golongan menengah kebawah. "Ini sudah lama kita tunggu-tunggu dan harapan kami secepatnya bisa dibangun agar masyarakat dengan mudah mendapatkan perawatan.  Kami tidak perlu jauh-jauh sampai ke Kalianda atau ke Bandarlampung, sehingga bisa menekan biaya semaksimal mungkin,"ujar Selamat. (K-4)

Kurang Pengapuran, Tanaman Padi Terkena Jamur

Tanaman padi milik petani di Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro yang terserang jamur.


CANDIPURO - Sebelum melaksanakan tanam padi, lahan pertanian perlu disiapkan sedini mungkin agar terbebas dari penyakit dan jamur. Seperti yang dialami beberapa petani di Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro yang menanam padi di lahan tadah hujan. Tanaman tumbuh kurang sempurna dan saat dicabut banyak jamur dibagian akarnya.
 
Admin (45) salah seorang petani yang memiliki lahan seluas setengah hektar mengakui, tanaman padinya terkena jamur sebanyak 2 petak. Tanaman seperti kerdil dan tertinggal dari tanaman lain yang telah mengeluarkan malai. Berbagai upaya telah dilakukan, namun tanaman tetap saja tidak mengalami perubahan.
 
"Saya sudah semprot tanaman hingga 5 kali dan sampai sekarang tidak ada juga perubahannya. Batang tanaman kerdil dan daunnya sebagian kering, tanaman yang saya cabut juga terlihat ada jamurnya dibagian akarnya. Makanya saya bingung penyakit apa yang terjadi pada tanaman padi saya ini,"kata Admin, Senin (11/2).
 
Ketua Kelompok Tani Sukamaju, Suhud (60) mengakui, ada sekitar 6 anggota kelompoknya yang tanaman padinya terkena jamur. Meski hanya spot dan tidak banyak, namun setidaknya mengakibatkan hasil panen menjadi berkurang. Ia berharap, petani lebih intensif mendapatkan pembinaan dari petugas penyuluh pertanian.
 
"Rata-rata yang terkena serangan jamur adalah tanaman padi yang ditanam di lahan kering atau tadah hujan. Petani sudah berupaya menanggulangi serangan jamur tersebut tetapi sulit untuk dikendalikan. Harapan kami, saat tanam nanti petani tidak mengalami seperti ini lagi,"kata Suhud.
 
Petugas Penyuluh Pertanian Desa Batuliman Indah, Syarifuddin mengakui, serangan jamur terhadap tanaman padi diakibatkan oleh kurangnya pengapuran saat mengolah tanah. Serangan jamur tidak mengakibatkan tanaman lain terkena dan hanya spot-spot disetiap petaknya.
 
"Ini kalena kelembaban tanahnya dan kurangnya pengapuran, sehingga jamur menyerang tanaman padi. Cara pencegahannya sebenarnya dengan menggunakan fungisida dan ini sepertinya lambat dilakukan oleh petani. Makanya perlu adanya pengapuran agar tanah tidak terkena jamur dan ini akan kita lakukan pada tanam selanjutnya,"ujar Syarifuddin. (gus)

KUPT Disdik Candipuro Tukar Tempat

KUPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kalianda Drs. Syarifuddin Batin Putra, memberikan arahan pada acara temu pamit KUPT Kecamatan setempat, Senin (11/2) kemarin.


CANDIPURO - Jabatan Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (KUPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Candipuro, diserahterimakan. Sunardi, S.Pd, MM yang sebelumnya menjadi KUPT Disdik Kecamatan Candipuro bergeser menjadi KUPT Disdik Kecamatan Merbau Mataram dan posisinya digantikan Tamsir yang sebelumnya KUPT Disdik Merbau Mataram.
 
Serah terima jabatan KUPT Disdik yang dilaksanakan di Aula PGRI Kecamatan Candipuro, Senin (11/2), juga dilakukan serah terima jabatan Kepala Tata Usaha Disdik Kecamatan Candipuro dari Drs. Hermansyah yang memasuki masa pensiun kepada penggantinya Eko Budi Raharjo. Turut hadir dalam acara sertijab, Kapolsek Candipuro, AKP. Suharyo dan para Kepala Sekolah SMA, SMK, SMP, SD dan TK/PAUD.
 
Camat Candipuro, Drs. Sumardi dalam sambutannya mengatakan, ia berharap kepada KUPT Disdik yang baru agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Ini dikarenakan kemajuan pendidikan di Kecamatan Candipuro terus mengalami peningkatan. Sehingga peran KUPT dalam memajukan dunia pendidikan sangat diharapkan.
 
"Pergantian dilingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran. Namun kami berharap kepada KUPT Disdik yang baru untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan yang ada sekarang ini. Saya melihat bangunan sekolah khususnya Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Candipuro sudah tidak ada yang rusak. Semoga dengan bagusnya bangunan sekolah akan lebih memajukan pendidikan di Candipuro,"ujar Sumardi.
 
"Kepada KUPT yang lama yang selama ini telah sama-sama berjuang demi kemajuan pendidikan di Kecamatan Candipuro, saya ucapkan selamat bertugas ditempat yang baru. Mudah-mudahan di tempat yang baru juga sama-sama dapat memajukan pendidikan. Saya berharap, kedepannya dunia pendidikan akan semakin lebih baik lagi,"pungkasnya.
 
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Candipuro, Sulyadi, S.Pd mengharapkan kepada KUPT yang baru untuk sama-sama memajuka pendidikan di Kecamatan Candipuro. "Kami para Kepala Sekolah yang ada di Kecamatan Candipuro, siap bekerjasama memajukan pendidikan. Program apapun yang akan dilakukan oleh KUPT terhadap kami akan bersama-sama diwujudkan demi terwujudnya apa yang kita idam-idamkan,"ujar Sulyadi. (gus)

Hatta Rajasa Sapa Warga Natar

Written By Radar Lamsel on Minggu, 10 Februari 2013 | 23.02

Riedho Ketua Umum PAN Menyapa warga kecamatan Natar, Minggu (10/2).


NATAR – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa menyapa warga Kecamatan Natar, Lampung Selatan dalam acara jalan sehat bersama PAN di Desa Natar, Minggu (10/2). Ribuan orang tampak antusias mengikuti olahraga bersama yang menyediakan banyak hadiah tersebut. Dia Optimistis bisa merengkuh suara dari Lampung di Pemilu 2014.

Dalam wawancaranya, Hatta menyebutkan, PAN sudah memulai pendekatannya ke masyarakat untuk bersiap pada pertarungan di pemilu  2014. “Saya kira kami harus menyapa masyarakat, memecahkan persoalan mereka dan memantau langsung sekaligus berinteraksi langsung melihat problematika yang ada,” katanya seusai acara kemarin.

Dikatakannya, agenda ke Lampung tersebut sekaligus untuk melakukan konsolidasi partai yang mendapat nomor delapan pada pemilu 2014 itu. “Hari ini, PAN bersama masyarakat di sini ingin ada kebersamaan sekaligus juga kami ada konsolidasi internal partai,” ucap menteri perokonomian RI itu.

Diakui Bapak yang memiliki ciri khas berambut putih tersebut, agenda kemarin merupakan salah satu pendekatan partai dengan masyarakat dalam hal memenuhi wujud optimistis mereka untuk ke arah yang lebih baik. “Ini salah satu upaya pendekatan kepada masyarakat,  hampir semua daerah sudah bergerak, kemarin saya dari Bandung kemudian Palembang dan hari ini di Lampung,” imbuh Hatta.

Terkait peluang partai berlambang matahari itu, Hatta mengaku akan berjuang mewujudkan cita-cita rakyat untuk terus lebih baik. “Insa Allah kami akan berjuang, harapannya bisa menjadi lebih baik dalam hal berkiprah untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.

Mengenai peluang suara di Lampung, Hatta mengatakan Lampung memiliki potensi suara yang terbilang cukup baik bagi partainya.  “Di. Lampung saya kira peluangnya bagus, Lampung cukup bagus,” tandasnya seraya meninggalkan tempat.

Pada agenda partai kemarin, Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan yang juga menteri kehutanan RI membuka langsung acara jalan sehat yang diikuti ribuan warga dari berbagai desa. Hadiah yang ditawarkan pun cukup banyak diantara, Sapi delapan ekor, Sepeda Motor dan hadiah hiburan lainnya. Serta Warga Disuguhkan dengan Artis ibu kota Eko Patrio dan Hengky Kurniawan. (rdo)

Pererat Tali Silaturahmi Melalui Maulid Nabi

PENENGAHAN - Masyarakat Desa Kekiling, Kecamatan Kalianda menggelar pengajian bersama dalam rangka memperingati hari besar Maulid Nabi ke 1434 H. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman rumah Kepala Desa (Kades) Kekiling Idham Musni, pada Jum'at malam (8/2). Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Penengahan Lukman Hakim dan ustad Zainul Rosihin sebagai pemberi tausyiahnya.
 
Yugeta (28), ketua panitia penyelenggara mengatakan, pengajian bersama ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi, dan sebagai peringatan hari besar Nabi Muhammad. "Salah satu bentuk untuk menunjukan rasa Taqwa kita terhadap Nabi Muhammad SAW, ialah dengan memperingati hari kelahiran nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) seperti ini dan membentuk mental spritual untuk meneruskan tradisi yang diwariskan kepada kita semua juga mempererat tali silaturahmi." ujarnya kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Camat Penengahan Lukman Hakim mengharapkan kegiatan itu secara rutin terus dilaksanakan sebagai bentuk pedulinya umat terhadap hari-hari besar agamanya. Camat juga meminta agar warga untuk terus berprilaku positif dalam kehidupan sehari-hari dan senantiasa taqwa kepada tuhan yang maha esa.
 
"Saya yakin seluruh warga memiliki kegiatan masing dalm keseharian, tetapi apa salahnya jika datang waktu untuk beribadah kita tinggalkan sejenak. Sebab, dengan selalu beribadah dan berzikir kepada Allah SWT saya yakin selain kita berusaha, maka insyaallah rizki itu akan datang."tuturnya.
 
Adapun hal yang perlu diperbaiki dalam kehidupan bermasyarakat atau pun dalam rumah tangga tambah Lukman, untuk tetap saling menghormati antar suku, agama, maupun keluarga.
 
"Pada dasarnya kita ini sebagai manusia saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya, jadi jika dalam suatu desa ada perbedaan suku maupun agama sebaiknya tidak untuk di kucilkan dengan alasan-alasan yang kurang tepat karena hal tersebut dapat berdampak pada tindakan-tindakan yang tidak diharapkan. Oleh sebab itu, marilah  sama-sama untuk saling menghormati dan tidak membeda-bedakan suku maupun agama."pungkasnya. (ams)

Bina Aparatur Desa, Wujudkan Tertib Administrasi

PENENGAHAN - Pemerintah Kecamatan Penegahan mengimbau kepada seluruh aparatur di 22 desa yang ada di Kecamatan Penengahan agar mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Artinya, segala bentuk pelayanan yang di lakukan aparatur desa dilaksanakan di kantor desa atau balai desa. Ini disampaikan Camat Penegahan Lukman Hakim, usai kegiatan Musrenbang, beberapa waktu lalu.
 
Menurut Lukman, Pemkab Lampung Selatan kini gencar-gencarnya menerapkan peraturan pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil (PNS) dan perangkat desa. Untuk itu, Camat berharap seluruh aparatur desa mulai tingkat RT hingga kepala desa mulai meningkatkan kinerja untuk pelayanan ke pada masyarakat.
 
"Kami sudah melakukan pembinaan kemasing-masing desa yang sasarannya mulai ketua RT, Kepala Dusun (Kadus), Kaur, BPD, Sekdes dan Kepala Desa (Kades). Dengan harapan  adiministrasi desa bisa berjalan lancar dan tertib,"kata Lukman, kepada Radar Lamsel, kemarin.
 
Dalam pembinaan itu, lanjut Lukman, ditekan juga kepada aparatur desa untuk menggunakan kantor desa sebagai pusat pelayanan masyarakat. Seperti yang diketahui, saat ini masih ada aparatur desa yang melayani masyarakatnya di rumah kepala desa."Semua aparatur desa harus kekantor desa setiap jam kerja mulai Senin sampai Jumat. Disiplin kerja harus mulai diterapkan setiap desa. Tidak ada lagi aparat desa yang melayani masyarakatnya di rumah pribadi,"ujarnya.
 
Sementara, Kasi Pemerintahan Kecamatan Penengahan, Mulyanto menambahkan, sudah 6 desa dari 22 desa yang ada di Kecamatan Penengahan sudah diberikan pembinaan tertib administrasi."Kami berharap pembinaan yang sudah diberikan di jalankan sesuai aturan yang berlaku,"tambah Mulyanto.
 
Dikatakan, pembinaan aparatur desa ini juga sebagai ajang musyawarah jika terdapat persoalan yang dihadapi aparat desa selama menjalankan tugas sebagai pelayanan masyarakat."Jika ada persoalan di tengah masyarakat bisa dipecahkan pada saat pembinaan berlangsung,"pungkasnya.(ams)

Perkuat Silaturahim Dengan Pengajian

Warga Desa Budilestari, Kecamatan Tanjungbintang tampak hikmat saat mengikuti pengajian yang di gelar oleh Pemerintahan desa setempat.


TANJUNGBINTANG - Meningkatkan iman dan takwa untuk membentuk kepribadian islam menuju tatanan bermasyarakat yang lebih baik lagi sangatlah penting.

Hal inilah yang dikatakan Kepala Desa (kades) Budilestari Dasman dalam kegiatan pengajian rutin yang di gelar oleh pemerintahan Desa Budilestari, Kecamatan Tanjungbintang.

Pengajian yang bertempat di Dusun Karang Jaya sangat di sambut antusias para warga desa setempat Kemarin.

Dasman mengatakan, bahwa hal-hal penting prioritas untuk diikuti dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah sering melakukan ibadah Shalat Tahajud, kedua sering melakukan Shalat Dhuha, sering melakukan Shadaqoh, jangan melupakan Sholat wajib lima waktu. "Insya Allah kehidupan kita tentram damai, dijauhi musibah, disayangi oleh sesama. Karena itu semua ada untuk mengapai sukses dunia akherat," jelasnya.

Menurut dia, digelarnya kegiatan tersebut, bukan karena alasan menjalankan program saja, namun karena hal itu menjadi bagian dari komitmen pihaknya sebagai upaya pihanya menjadikan Desa Budilestari sebagai kawasan islami. "Substansi dari kegiatan pengajian ini, yakni mempererat tali silaturahmi antara perangkat desa, alim ulama serta masyarakat," imbuh Dasman yang juga sebagai ketua APDESI Kecamatan Tanjungbintang ini.

Kata dia, kegiatan pengajian bulanan tersebut diikuti semua unsur. Mulai dari staf desa dan lembaga desa diantaranya LPM, BPD, Karang Taruna, para tokoh ulama serta hadiri juga beberapa kepala desa di Tanjungbintang.

Terpisah, Camat Tanjungbintang Laila Soraya, MM.M.Si, memberikan aplaus terhadap kegiatan yang sarat edukasi keagamaan itu. Ia berharap, kegiatan positif tersebut, akan dijadikan contoh oleh pemerintahan desa lainnya.

"Pastinya kami (Muspika), menyambut antusias kegiatan tersebut. Apalagi, para pemuda turut melibatkan diri. Semoga saja, kegiatan pengajian itu konsisten dilaksanakan, " tandasnya.(ndi)

Harga Gabah Naik

TANJUNGBINTANG - Harga jual gabah ditingkat petani terus merangkak naik hingga menembus Rp4.900 per kilogram. Hal itu dipicu menipisnya stok gabah petani. Padahal pada akhir satu bulan lalu, harga gabah masih di kisaran Rp3.800 per kilogram.

Selain mininya stok, saat ini petani menghadapi musim paceklik. Tingginya harga jual gabah juga dimanfaatkan oleh sejumlah tengkulak untuk mendapatkan keuntungan besar.

Marwan, salah satu petani di Desa Jatibaru mengaku, tidak memiliki stok gabah dengan jumlah besar karena hampir sebagian besar gabah hasil panen telah dilepas di pasaran sejak beberapa bulan yang lalu. "Meski harga gabah sedang naik, tapi para petani disini tidak mendapatkan untung besar," ungkapnya.

Marwan menabahkan, kenaikan harga gabah di pasaran tidak lepas dari faktor alam yang lagi tidak bersahabat mulai dari kemarau hingga banjir yang harus di hadapi para petani. Areal pertanian yang mengalami gagal panen alias fuso membuat stok gabah juga semakin menipis.

"Karena sedikitnya petani yang panen membuat harga jual gabah kering mengalami kenaikan harga. Wajar harga gabah naik karena stoknya sedikit,” katanya.

Kepala Unit Pelayaan Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Tanjungbintang Hafizon mengatakan, naiknya harga gabah kering sawah karena besarnya permintaan dan semakin baiknya kualitas padi petani di beberapa desa di Tanjungbintang. “Ini merupakan langkah awal petani bisa sejahtera,” katanyata.(ndi)

Warga Keluhkan Truk Pupuk

Aktifitas truk-truk bermuatan pupuk yang membongkar muatanya di Desa Fajarbaru kerap membaut macet arus lalulitas di desa setempat.


JATIAGUNG - Operasional truk bermuatan pupuk dari salah satu gudang di Desa Fajarbaru, Kecamatan Jatiagung dikeluhkan warga setempat.

Pasalnya truk kontainer tersebut itu membuat arus kendaraan melambat dan menjadi biang kemacetan bagi kendaran lainya.

Idris (45), warga desa setempat mengatakan, operasional truk besar dari enam roda sampai sepuluh roda di jalan utama desa yang sempit, sangat mengganggu dan menghambat aktivitas warga lainya.

"Melintasnya truk maupun ketika membongkar muatan pupuk sangat menggagu sekali karena bukan hanya satu truk saja ada puluhan hal ini yang membuat macet," katanya.

Idris melanjutkan, aktifitas truk besar-besar tersebut pada jam-jam sibuk seperti di pagi hari maupun di sore hari saat aktifitas di jalan utama desa sedang ramai di lalui warga. "Sangat banyak warga yang beraktivitas, mulai sekolah, kantor, maupun ke pasar,"ujarnya.

Hal senada juga diungkap Nasir warga lainya. Ia mengaku nyaris dirinya menabrak penyeberang jalan di depan gudang pupuk yang berada di Dusun III A RT 06 tersebut. “Karena tertutup dengan kendaraan truk besar jadi saya tidak bisa liat bahwa ada orang yang mau nyeberang,” tuturnya.

Ia berharap dinas terkait dan aparat kepolisian menertibkan kendaraan truk besar yang juga membuat jalan di desa setempat rusak berat. “Kalau dulu kendaraan truk besar yang melewati jalan desa ini masih sedikit tetapi sekarang semakin padat. Olehnya itu, kami meminta kepada pihak terkait untuk mengatur jam operasional truk di jalur ini yang diluar jam sibuk," harapnya.

Terpisah Kepala Desa (kades) Fajarbaru Julheri mengatakan, pihaknya membenarkan keluhan warga tersebut, dan pihaknya juga telah menegur pengelola gudang pupuk tersebut.

"Pemerintahan Desa Fajarbaru telah meyampaikan keluhan warga kepada pihak pemilik gudang beberapa kali. Namun teguran yang kami sampaikan tidak juga di indahkan pemilik gudang," ungkapnya.

Julheri melanjutkan, pihaknya dalam kesepatan ini meminta kepada pihak gudang pupuk yang berada di desanya dapat menangpi keluhan warga desanya. "Kami meminta pemilik gudang dapat mengatur aktifitasnya bongkar muat pupuk agar tidak menggangu warga," pintanya.(ndi)


Syiar Islam Lewat Perayaan Maulid Nabi

NATAR – Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan (Lamsel) menyelenggrakan kegiatan keagamaan menyambut maulud nabi SAW di Masjid Jami’ At-Taqwa, Sabtu (9/2). Acara rutin tahunan tersebut selain bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antarwarga tetapi juga meneruskan syar islam.

Kepala Desa Bumisari Yosar Supriono, M.M mengatakan, acara tersebut merupakan kegiatan rutin dari majelis ta’lim desa setempat yang tiap tahunnya silih berganti dari dusun satu ke dusun lainnya. “Untuk tahun ini ditempatkan di masjid Jami’ At-Taqwa,” katanya.

Yosar memaparkan, acara keagamaan itu didisi dengan  tausiah serta salawat bersama dari ibu-ibu maupun para bapak-bapak di desa tersebut. “Untuk meneruskan syar islam kemudian menjalin silaturahmi di antara kelompok pengajian terutama bapak-bapak,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut ketua I Apdesi Lamsel ini,  untuk meningkatkan ketaqwaan dan kaimanan sebagai wujud pembangunan spiritual masyarakat. Sebab, pembangunan tidak hanya fisik, tetapi menyangkut mental masyarakat. “Ketika mental ini sudah terbangun dengan bagus, dan kondisi fisik dalam keadaan baik pula maka bisa berjalan lancar,” kata Yosar.

Dia berharap dengan rutinitas yang dilakukan pada desanya tersebut bisa membawa berkah bagi masyarakat dan l;ingkungan desa sehingga apa yang menjadi cita-cita dan harapan pembangunan bisa berjalan sesuai dengan yang diinginkan. “Terpenting adalah mengharap ridho Allah, “ tandasnya.

Acara dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok ibu-ibu dan bapak-bapak pengajian serta aparatur desa setempat dan juga seluruh masyarakat Desa Bumisari. Turut hadir pula pada kesempatan itu Dra. Hj. Bayana, M.Si selaku Camat Natar. (rdo)

Karang Taruna Desa Kedaton Gelar Berbagai Lomba

KALIANDA - Mempererat jalinan silaturahmi antar warga, Karang taruna Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda menggelar berbagai perlombaan. Perlomba yang digelar meliputi lomba catur, bola voli, tenis meja, mancing, futsal, gaple dan karaoke (Kedaton Idol) dan lomba mewarnai bagi anak-anak. kegiatan yang berlangsung, Minggu (10/2) mengusung tema "Semarak Desa Kedaton 2013".
 
Ketua pelaksana lomba, Dicky mengatakan, digelarnya kegiatan berbagai lomba untuk mempererat tali silaturahmi warga di Desa Kedaton. "Kegiatan ini supaya tali silaturahmi kami satu desa ini terus terjalin. Dari tujuh Dusun, jadi supaya kompak Mas,"terang Dicky.
 
Dia menambahkan, untuk lomba mewarnai yang dilakukan khusus untuk anak usia 6 tahun kebawah. Lomba tersebut di ikuti oleh 100 peserta khusus dari desa setempat. "Agar bisa dirasakan oleh anak-anak, panitia juga menggelar lomba mewarnai dan mereka cukup antusias sekali,"imbuhnya.
 
Ketua Karang Taruna Desa Kedaton, Ami Mahzumi menuturkan, beberapa lomba yang digelar tersebut dilakukan untuk membangkitkan semangat kepemudaan dan untuk menjaga eksistensi karang taruna di Desanya. Pelaksanaan lomba akan berlangsung selama satu minggu.
 
"Biar gak vakum kegiatannya dan sudah 2 tahun tidak ada kegiatan. Maka dari itu kami gelar lomba-lomba agar masyarakat kembali bersemangat. Untuk puncak acaranya nanti, kita tutup dengan festival band  di halaman hotel 56 Kalianda,"kata Ami Mahzumi.(CW-I)

Masih Belum Semua Tertempel

Written By Radar Lamsel on Selasa, 05 Februari 2013 | 22.36

Sosialisasi stiker BBM Non Subsidi masih belum seluruhnya tertempel di kendaraan dinas. Ini dapat dilihat pada mobil kendaraan dinas milik Kasatker di lingkungan Pemprov Lampung.


Terkait Stiker Pemakaian BBM Non Subsidi

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengharapkan Dinas Pertambangan Pemprov Lampung untuk secepatnya mempersiapkan stiker yang menyarankan setiap kendaraan dinas (randis) Pemprov Lampung tidak mengunakan BBM subsidi lagi. Ini dikarenakan masih dijumpai kendaraan yang belum tertempel imbauan tersebut dan ada pula stiker yang tidak bisa menempel akibat mutu yang kurang baik.

"Kita dalam waktu dekat ini akan mengumpulkan semua randis baik roda dua maupun roda empat guna dilakukan pemasangan secara sekaligus terkait stiker yang menyatakan bahwa randis tersebut  mengunakan BBM non Subsidi," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Berlian Tihang, M.M., di ruang Abung Balai Keratun Pemda Lampung, Selasa (5/2).

Dia menyebutkan, pihaknya akan melakukan pendataan randis terkait berapa jumlahnya pada masing-masing satuan kerja guna pemasangan stiker secara serentak. "ini dimaksudkan, jangan sampai ada Kasatker yang menyatakan belum memasang stiker dengan alasan stikernya cacat atau tidak menempel ataupun belum memasangnya," kata mantan Kadis Bina Marga Lampung itu.

Dijelaskannya, dengan penyeragaman penempelan, diharapkan penerapan ini dapat diterapkan untuk mensosialisasikan randis milik pemerintah dalam hal pemakaian BBM non subsidi ini. "Pada tanggal 1 Feburai yang lalu, pemasangan dalam bentuk kegiatan simbolis. Saya merasa belum semua terpasang pada masing-masing randis dikarenakan keterbatasan jumlah," ujar Berlian sapaan akrabnya.

Sebelumnya, Pemprov Lampung resmi memberlakukan penerapan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi bagi kendaraan dinas (randis) milik Pemprov Lampung dengan ditandai menempelkan stiker pada randis pada masing-masing Kasatker di Pemprov Lampung. Instruksi itu dituangkan dalam surat edaran yang dilayangkan kepada bupati/wali kota, rektor perguruan tinggi negeri, kepala dinas/badan/kantor/SKPD/instansi vertikal, serta Direktur BUMN dan BUMD se-Provinsi Lampung. Penerapan telah dimulai, Jumat (1/2). Tertuang dalam Dalam Surat Edaran Nomor 045.2/0208/III.17/2013 tentang Pelarangan Penggunaan Jenis BBM Tertentu untuk Kendaraan Dinas. Randis di Provinsi Lampung dilarang menggunakan jenis BBM tertentu berupa premium/bensin (gasoline) RON 88.

“Penerapan BBM ini hanya pada BBM jenis premium saja. Sedangkan untuk Solar tidak. Di sisi lain bagi kendaraan milik swasta yang lebih dari roda empat juga diberlakuan bagi BBM jenis non subsidi. Keuntungan dari penerapan ini nantinya akan dipergunakan pemerintah pusat guna membantu masyarakat kurang mampu dan peruntukannya tepat sasaran,” ujarnya.

Dia menyebutkan, penerapan ini sesuai intruksi Peraturan mentri ESDM nomor 1 tahun 2013. dalam pengawasannya, akan dibentuk tim guna memonitoring penerapannya di masyarakat. “Jika di provinsi tim beranggotakan Pemprov Lampung dan pihak kepolisian dan Pertamina. Begitu juga penerapannya di kabupaten/kota. Jika nantinya ditemukan kesalahan dalam penerapannya, maka tim ini akan memberikan sanksi apakah berbentuk teguran atau lainya sesuai tingkat kesalahan dengan berkoordinasi dengan pihak Pertamina,” kata Ketua ICMI Lampung itu. (dra)

Juniardi: Sampaikan Karena Data Terbuka Untuk Umum

BANDARLAMPUNG - Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung menyatakan, anggaran daerah mulai dari perencanaan hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dokumen penunjangnya, adalah dokumen terbuka yang harus dapat diakses publik.

"Apalagi anggaran yang sudah disahkan, sudah diaudit, dan yang sudah dilaksanakan. Itu amanat yang juga diperintahkan UU No.14 Tahun 2008, Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)," kata Juniardi S.IP, MH, ketika dihubungi, Selasa (5/2).

Dia menyebutkan, hal itu juga, tertuang edaran Komisi Informasi (KI) Pusat. Yang menegaskan tentang hal yang dimaksud, guna menjawab keluhan dari elemen masyarakat dan bahkan anggota legislatif, aparat penegak hukum di berbagai daerah yang sekarang ini masih kesulitan untuk mengakses dokumen APBD dan dokumen penunjang anggaran lainnya.

Mantan jurnalis ini menyatakan status DPA dan RKA dari pemerintah daerah berikut satuan kerjanya, tidak berbeda dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKAL) di tingkat pusat.

"Ironis memang status DIPA dan RKAKL sebagai dokumen terbuka yang dapat diakses publik. Namun dalam praktik masih banyak badan publik berkelit, dengan menyatakan DPA dan RKA menjadi informasi rahasia,” ujarnya lagi.

Dirinya membeberkan, sengketa informasi terkait DPA dan RKA, juga mencuat di berbagai daerah di Indonesia, seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Makasar, Sumut, DKI, termasuk di Lampung.

Masyarakat secara pribadi atau secara kelembagaan mengakse , untuk mendapatkan APBD, DPA, dan RKA Pemerintah Provinsi dan kabupaten kota, tapi tidak ditanggapi, maka terjadilah sengketa informasi, dan sudah diputus oleh Komisi Informasi, dan dinyatakan terbuka. (dra)

Herman HN: Agar Pepohonan Dirapikan

BANDARLAMPUNG - Wali Kota Bandarlampung Herman HN, Perintahkan jajarannya untuk segera membenahi saluran drainase di Jalan Diponegoro, Tanjung Karang Pusat.

serta memangkas batang pohon yang merusak pemandangan dan yang dapat mengakibatkan ganguan jika cuaca buruk.

Hal tersebut dikatakan saat orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Pangeran Diponegoro Tanjung Karang Pusat belum lama ini.

"Saya perintahkan, kolam di Taman Tugu dan pohon-pohon dirapikan. Selain itu, agar sarana dan prasarana publik segera diperbaiki dan pepohonan dipapras. serta kolam dibersihkan agar kota bandar lampung makin terlihat indah dan terawat," kata mantan Kadispenda Lampung itu kepada jajaran bawahannya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota menyusuri jalan sambil berjalan kaki dan diikuti para stafnya untuk memantau langsung keadaan trotoar dan kondisi di sekitar jalan tersebut. Seperti pepohonan yang daunnya telah terlalu tinggi. Termasuk melihat galian kabel optik di sepanjang trotoar.

Mantan Karo Keuangan Pemprov Lampung itu juga menyempatkan diri menyapa dan bercakap cakap langsung dengan para pedagang, masyarakat sekitar, siswa SD yang dilaluinya. (*)

Harus Mampu Cari Trobosan Bisnis Baru

BANDARLAMPUNG - Sekretaris Daerah Provinsi Lampung mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melantik Direktur Bisnis PT. Lampung Jasa Utama, yang baru Rolans Sitompul, M.M. Pada kesempatan ini Dewan Pembina Korpri Pemprov Lampung mengharapkan yang bersangkutan dapat menyusun bisnis jangka panjang dan menengah serta pendek dalam menciptakan peluang bisnis dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lampung itu.

"Dengan adanya kepengurusan yang baru, saat ini pegawai PT LJU tidak kesulitan lagi dalam membayar gaji. Diharapkan dengan pelantikan Rolant yang berlatar belakang birokrat, saya yakin akan mampu membawa perubahan di tubuh LJU kedepannya," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ir. Berlian Tihang, M.M., usai pelantikan di ruang Abung Balai Keratun Pemda Lampung, Selasa (5/2).

Dia menyebutkan, berkaca pada pengalamannya sebagai birokrat yang cukup baik, trobosan dan jalan keluar serta gebrakan harus ada. Dirinya meminta pula pada Direktur lainnya agar bisa lebih berani untuk mencari trobosan lainnya. "Mana kala tidak berani, maka tidak akan maju dikarenakan BUMD ini kan berhubungan langsung dengan Pemprov Lampung dan Pemkot/Pemkab di 14 kabupaten/kota yang ada di Lampung. Saya merasa jika swasta saja bisa menjadi perusahaan besar, kenapa LJU tidak," kata mantan Kadis Bina Marga Lampung itu.

Dijelaskan oleh Berlian sapaan akrabnya, terkait keran keuangan PT. LJU sendiri telah dibuka oleh Pemprov Lampung. Tetapi, untuk besarannya, dirinya belum mengetahui secara pasti. "Detailnya ada di Biro Perekonomian. Selain itu dengan adanya penambahan pegawai di PT. LJU diharapkan mampu mempercepat pekerjaan yang ada dan membuat prospek baru dalam mencari keuntungan dikarenakan tanpa usaha maka akan merugi," ujar Ketua ICMI Lampung itu.

Lebih lanjut mantan Kadis PU Lampung Utara itu mengharapkan pada tahun 2013 ini, PT.LJU sudah mampu mendapatkan Laba dan keuntungan. "Dari keuntungan ini, selain gaji mampu terbayarkan, ada sebagian alokasi laba yang bisa dimasukkan ke kas Daerah, sehingga kedepannya mampu menyusun bisnis jangka panjang dan menengah serta Jangka pendek seperti kerjasama proyek, bisnis Batubara, pasir dikarenakan banyak bisnis yang menguntungkan," ujarnya. (dra)

Pembangunan di Rajabasa Dianggarkan Rp1 Milyar

RAJABASA - Setelah menggelar Musrenbang disebagian kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, giliran Kecamatan Rajabasa melaksanakan Musrembang yang bertempat di Pantai Banding Resort, Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Selasa (5/2).
 
Wakil Bupati (Wabup) Lamsel H. Eki Setyanto, S.E., mewakili Bupati Lamsel H. Rycko Menoza. SZP, S.E., S.H., MBA secara langsung membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Eki berpesan kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Rajabasa untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan kecamatan tersebut agar program unggulan di kecamatan itu bisa terwujud.
 
"Kecamatan Rajabasa merupakan kecamatan yang mempunyai banyak sekali tempat wisata bahari yang indah. Maka dari itu masyarakat harus bisa mendukung supaya keinginannya menjadikan kecamatan ini menjadi kota wisata terwujud," kata orang nomor dua di Kabupaten Lamsel saat membacakan sambutan.
 
Musrenbang tersebut dihadiri sejumlah angota DPRD, para asisten, Kepala Dinas, perangkat desa yang ada di kecamatan setempat, Tokoh Adat, Organisasi Masyarakat (Ormas), serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Kecamatan setempat.
 
Camat Rajabasa Setiawansyah, AP., M. Si, berharap, Pemerintah Kabupaten Lamsel bisa mendukung sepenuhnya pembangunan di kecamatan setempat. Sebab menurutnya, Kecamatan Rajabasa merupakan salah satu kecamatan penyangga ibu kota kabupaten.
 
"Kecamatan kami ini berada di pesisir pantai, jadi program unggulan kami tahun ini adalah di bidang kepariwisataan. Makanya tema Musrenbang tahun ini yakni "Kita Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Melalui Sektor Pariwisata". Meski demikian, untuk bidang perkebunan pun kami juga maju," tambah Setiawan.
 
Tahun ini, Kecamatan Rajabasa mendapatkan bantuan dana dari Pemkab Lamsel sebesar Rp1 miliar untuk infrastuktur dan ekonomi produktif. (CW-1)

Diskoperindag Jadwalkan Sosialisasi Ulang

KALIANDA - Upaya meringankan beban bagi para pedagang di Pasar Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, terkait sewa pasar yang akan dibangun PT. Indah Karya Minang (IKM), Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lampung Selatan menjadwalkan ulang sosialisasi kepada para pedagang.
 
Kepala Diskoperindag Lampung Selatan, Tri Kancono, SH didampingi Kepala Bidang Perdagangan, Albert Asmara, BA mengatakan, harga yang ditawarkan pengembang kepada pedagang dinilai terlalu tinggi. Agar pembangunan pasar bisa terus berjalan, sosialisasi ulang telah dijadwalkan dan tinggal menunggu pelaksanaan.
 
"Dari beberapa masukan kepada kami, harga yang ditawarkan oleh pengembang dirasakan terlalu tinggi dan memberatkan para pedagang yang akan berjualan di Pasar Sidomulyo. Makanya kita akan lakukan sosialisasi kembali kepada para pedagang agar antara pihak pengembang dan pedagang sama-sama diuntungkan," kata Tri Kancono, Selasa (5/2).
 
"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ulang nantinya, menemukan titik temu dan sama-sama tidak keberatan. Karena dengan dibangunnya Pasar Sidomulyo yang lebih megah akan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi perkembangan Kecamatan Sidomulyo semakin lama semakin maju dan bisa bersaing dengan Kecamatan lain," imbuhnya.
 
Bupati Lampung Selatan, Hi. Rycko Menoza. SZP, SE, SH, MBA saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Sidomulyo mengatakan, berbagai macam upaya dari Pemerintah Kabupaten Lamsel telah dilakukan untuk meningkatkan pembangunan di semua sektor. Ia berharap, dukungan masyarakat terhadap upaya Pemerintah dalam mewujudkan semuanya. 
 
"Rencana pembangunan Pasar Sidomulyo akan lebih baik lagi kedepannya, kalau masyarakat tidak setuju bagaimana jalan terbaiknya. Karena dana yang dimiliki oleh Pemerintah sangat terbatas, makanya kita butuh bantuan dari investir untuk menata sidomulyo jangan semrawaut. Saya melihat Sidomulyo cepat berkembang dan  ini butuh dukungan dari masyarakat agar sidomulyo jadi Kecamatan yang unggul,"kata Rycko Menoza. (gus)
 
Copyright © 2013. Radar Lamsel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website