BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mulai menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. pemberian bantuan ini guna meringankan beban para korban banjir yang melanda Kota Bandarlampung, Kamis (24/1).
"Masalah banjir yang melanda Kota Bandarlampung merupakan bencana yang tidak dapat dielakkan. Karena itu, pemkot berupaya keras untuk meringankan penderitaan korban banjir. Untuk mengatasi masalah itu, pihaknya menganggarkan dana darurat sebesar Rp10 miliar dan 6 ribu paket bantuan. Paling lambat Senin (28/1) lalu, dana itu akan disalurkan kepada korban banjir yang ada di Kota Tapis Berseri ini," ujar mantan Kadispenda Lampung itu.
Dia menyebutkan, anggaran Rp10 miliar itu akan dipergunakan untuk membantu perbaikan rumah warga, termasuk infrastruktur yang rusak yang kini masih dalam proses inventarisasi. "Bantuan ini segera kita salurkan. Ada dana darurat yang akan disalurkan sesuai kondisi darurat yang dialami warga. Bagaimanapun, saya akan berusaha menerjang rintangan untuk secepatnya membantu rakyat. Yang penting untuk rakyat. Ini musibah bersama, tidak ada daya upaya kita untuk menolaknya,” tuturnya.
Dijelaskan mantan Karo Keuangan Pemprov Lampung itu, selain masalah perbaikan, anggaran dana itu juga untuk membantu penanganan kesehatan masyarakat pascabanjir. Melalui Dinas Kesehatan (Diskes), pemkot akan memberikan pengobatan gratis, baik di puskesmas maupun rumah sakit, termasuk pula pemberian bantuan kepada pihak sekolah yang terkena dampak banjir.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. menyalurkan bantuan kepada 450 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Gunungmas, Kecamatan Telukbetung Selatan (TbS). Masing-masing mendapat bantuan berupa 10 kg beras dan satu paket sembako. Tidak hanya itu. Orang nomor satu di Kota Bandarlampung ini juga memimpin penyaluran bantuan kepada para korban banjir di Kampung Karawang, Garuntang, TbS. Jenis bantuan yang sama diberikan pada 275 KK. Kemudian penyaluran bantuan dilanjutkan pada malam harinya. Giliran 535 KK korban banjir di Jl. Mangga Dua, Kelapatiga, yang mendapat beras dan sembako. Aksi ini lantas dilanjutkan ke daerah Pengajaran, Kecamatan Telukbetung Utara. Di sini, sasarannya adalah 156 KK korban banjir.(*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar