SIDOMULYO - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Sidomulyo hingga kini terus bertambah. Sebelumnya ada 9 penderita yang dinyatakan positif terkena DBD, dua warga yakni Mumun (26) warga Dusun Labuhan, Desa Suak dan Sartika Tri Ratmadini (15) warga Desa Seloretno juga dinyatakan positif. Ini setelah dirawat di Klinik swasta dan Rumah Sakit Umum (RSU) Dr. Hi. Bob Bazar, SKM, keduanya sudah berangsur-angsur sembuh.
Kepala UPT Puskesmas Sidomulyo, Darmawan, SKM mengakui, terdapat penambahan penderita DBD diwilayah kerjanya. Pihak Puskesmas Sidomulyo langsung menurunkan tim survailent ke lokasi tempat tinggal penderita DBD untuk melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE). Selain itu, petugas kesehatan melakukan pengasapan (fogging) disekitar rumah warga yang terkena DBD dengan radius 100 rumah untuk daerah padat.
"Memang ada penambahan penderita DBD dan sampai sekarang menjadi 11 warga yang terkena DBD. Petugas kami juga telah turun ke lapangan untuk melakukan PE, abatesasi dan fogging serta penyuluhan. Kita menghimbau kepada warga yang mengalami demam agar segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan yang ada di Desa atau Puskesmas terdekat,"kata Darmawan,"selasa (28/1).
Sementara itu di Kecamatan Way Panji, satu warga positif terkena DBD yakni Agus Sujadi (27) warga Dusun Madiun, Desa Sidoharjo. Korban terkena DBD usai bekerja sebagai sales di Kecamatan Ketapang. Penderita DBD tersebut telah kembali ke rumahnya dan telah melakukan kontrol ke Puskesmas Sidoharjo.
"Sebenarnya kalau untuk di Way Panji tidak ada warga yang terkena langsung dari sini. Tetapi kalau warga yang pulang dari bekerja dan langsung sakit itu ada dan kini sudah sembuh. Positif tidaknya warga Sidoharjo yang terkena DBD, dari hasil pemeriksaan kami ke rumah warga dan tidak ditemukan jentik nyamuk Aides Aigepty,"kata Kepala Puskesmas Sidoharjo, Dr. Rocky Sihombing. (gus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar