SRAGI - Pemeritah Kecamatan Sragi meminta warga di Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung harus waspada. Pasalnya, kini ketinggian air di sungai Way Sekampung didusun tersebut sudah mencapai 30-40 centimeter dari permukaan jalan pemukiman di desa setempat.
Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Sragi Isro' Abdi,SE mengatakan, sekitar 100 rumah di pemukiman Umbul Besar, rawan terkena banjir pada saat musim hujan. "Kami juga sudah memberi imbauan dan meminta warga untuk tetap waspada terhadap banjir yang pernah terjadi seperti beberapa tahun lalu," kata Isro, Jumat (25/1).
Menurutnya, saat ini air luapan dari sungai sekampung memang belum sampai ke pemukiman warga setempat. Tetapi jika hujan ini terus turun hingga kurun waktu satu sampai dua hari mendatang, maka bisa dipastikan pemukiman warga akan terendam banjir lagi. "Kalau bisa jangan sampai pada saat banjir datang warga tidak siap, setidaknya barang-barang berharga sudah diletakan ditempat yang lebih tinggi,"katanya.
Menurutnya, banjir terparah terjadi di Dusun tersebut pada tahun 2008 lalu. Kejadian pada tahun itu, ketinggian air mencapai 1 meter lebih. Salah satu cara menghindarinya adalah warga setempat harus pindah, karena lokasi pemukiman tersebut berada diluar tanggul penangkis Sungai Way Sekampung.
"Inilah letak kesulitannya, jika warga harus disuruh pindah, mau kami pindahkan kemana, dan bagaimana dengan tanah mereka? Sekarang, kami hanya bisa memberikan himbauan agar mereka tetap waspada, dan menyimpan barang-barang berharga ketempat aman dan lebih tinggi,"jelasnya.
Kepala Desa (Kades) Bandar Agung Marwan mengatakan, pihaknya telah memberitahukan pada warga sekitar untuk waspada akan ada datangnya banjir kembali. "Malah ada warga yang bilang, hal ini sudah biasa setiap datang hujan, sekarang tinggal berdoa saja hujan turun dengan curah yang rendah, sehingga luapan air dari sungai way sekampung tidak sampai di pemukiman kami,"pungkasnya.(ams)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar