Peringatan Maulid Nabi
GEDONGTATAAN – Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad 1434 Hijiriah, Bupati Pesawaran Aries Sandi DP, SH., MH., menegaskan ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).
GEDONGTATAAN – Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad 1434 Hijiriah, Bupati Pesawaran Aries Sandi DP, SH., MH., menegaskan ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).
“Semua lapisan masyarakat wajib menauladani perilaku yang sering dicontohkan oleh Rasulullah. Untuk itu saya meminta kepada seluruh SKPD dapat bekerja dengan baik dan mencoh beliau,” katanya, saat membuka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman kantor bupati baru di Desa Way Layap, Gedongtataan, kemarin.
Terlebih lagi, lanjut Aries Sandi, seluruh SKPD yang ada di Pesawaran dengan tupoksinya masing-masing dapat memperjuangkan dalam hal mensejahterakan masyarakat di kabupaten yang berjuluk Bumi Andan Jejama itu.
“Khususnya SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, harus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Hal ini juga merupakan syiar kita dalam hal meniru ketauladanan Rasullullah, guna mensejahterakan masyarakat di Pesawaran,” tegasnya.
Salah satu kepedulian Pemkab Pesawaran dalam di bidang keagamaan yaitu Pemkab menganggarkan bantuan sosial (Bansos) untuk 523 masjid yang sebelumnya hanya 133 masjid. “Jumlah bantuan masih tetap sama masing-masing Rp5 juta, tetapi jumlah penerimanya yang bertambah,” terangnya.
Begitu juga mushola, tahun lalu hanya 100 tahun ini, Pemkab kembali meningkatkan yakni 510 mushola, masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp2,5 juta. TPA sebelumnya hanya 100, tahun ini 286 TPA setiap TPA mendapatkan Rp2,5 juta. Kemudian PPN sebelumnya 133 tahun ini 144 dan insentifnya Rp2,4 pertahunnya.
“Jadi naik seratus persen insetif yang di terima para guru ngaji ini. Begitu juga dengan penjaga makam sebelumnya telah memberikan kepada 133 penjaga makam, tahun ini di berikan kepada 400 penjaga makam dengan insentif Rp1,2 juta pertahunnya,” ulasnya.
tak hanya itu, untuk marbot atau penjaga masjid sebelumnya 133 tahun ini 523 marbot yang mendapat bantuan masing-masing Rp1,2 juta pertahunnya. Tahun lalu 15 Ponpes, tahun ini 40 ponpes masing-masing mendapatkan bantuan Rp5 juta. Madrasah sebelumnya jumlah penerima 14, tahun ini 25 Madrasah masing-masing mendapatkan bantuan Rp5 juta.
Begitu juga tempat peribadatan, Pemkab tidak hanya memberikan bantuan kepada Masjid tetapi juga kepada Gereja sebelumnya 30 tahun ini 67 Gereja yang tersebar di Sembilan kecamatan.
“Hal itu sesuai dengan hasil pendataan yang dilakukan oleh Kemenag Pesawaran masing-masing mendapatkan bantuan senilai Rp5 juta,” imbuhnya.
Kemudian Pure, Vihara, tahun sebelumnya tidak mendapatkan bantuan tahun ini Pemkab memberikan Bansos kepada lima Pure, 11 Vihara masing –masing mendapatkan Rp5 juta. (nzr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar