SRAGI - Pembangunan pintu air menggunakan dana APBN tahun ini senilai Rp2,6 Milyar kini rampung dikerjakan. Harapannya, dengan diselesaikannya pembangunan pintu air tersebut dapat meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah itu.
Sebab, jika sebelumnya petani tidak bisa menanam padi pada musim kemarau. Kini, dengan adanya pintu air ini petani akan bisa menanam padi di musim kering dengan cara menyedot air sungai Way Sekampung.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pekerjaan Umum (PU) Kecamatan Palas dan Sragi Sunarto mengatakan, pembangunan ini sengaja dipercepat agar tahun ini pembangunan pintu air itu bisa dirasakan manfaatnya oleh petani. Mengingat, Kecamatan Sragi adalah daerah tadah hujan dan petani hanya bisa tanam padi sekali dalam setahun.
"Kami terus menekan semua pihak rekanan yang mengerjakan infrastruktur dalam bentuk pertanian agar dipercepat pengerjaanya. Karena diakhir tahun, petani di Kecamatan Sragi akan memulai tanam dimusim rendeng dan fasilitasnya bisa segera dimanfaatkan oleh petani setempat," katanya Jum'at (30/11).
Sunarto menambahkan, selama ini masalah yang sering dihadapi petani setempat adalah kandungan garam yang terdapat pada air tersebut sangat tinggi, Terutama pada saat laut pasang dan musim kemarau seperti kemarin. "Jika laut pasang, hempasannya akan sampai ke saluran sungai dan irigasi yang berada disekitar lahan milik petani. Untuk itu, dengan adanya empat pintu air ini, mudah mudahan hempasan air laut bisa dibendung oleh pintu air tersebut," paparnya
Hasan (41), pemilik lahan padi seluas lima hektar didesa setempat mengatakan, dirinya sangat senang atas pembangunan pintu air tersebut. Bahkan dengan dibangunnya pintu air tersebut dapat mempermudah akses jalan menuju lahan pertanian.
"Dengan dibangunnya pintu air itu, kami bisa lebih tenang dalam melakukan tanam padi dimusim kemarau bahkan pada musim rendeng, air akan melimpah dan tidak lagi bercampur dengan air laut. Bahkan diatas pintu air itu akan dibangun jalan, sebagai penghubung antara jalan utama dan lahan pertanian warga. Dengan begitu kami bisa lebih mudah menuju kelahan kami,"pungkasnya. (ams)
Home »
Ragom Helau
» Petani Sragi Bisa Panen Dua Kali Setahun
Petani Sragi Bisa Panen Dua Kali Setahun
Written By Radar Lamsel on Senin, 03 Desember 2012 | 17.24
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar