BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memberikan bantuan 20 ton beras kepada korban banjir di 6 kecamatan yang berada di Kota Bandarlampung. Bantuan tersebut diberikan kepada 2.558 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir di 6 kecamatan yaitu, Kecamatan Tanjungkarang Timur sebanyak 375 KK, Way Halim sebanyak 300 sampai 656 KK, Sukarame 627 KK, Tanjung Seneng 225 KK, Sukabumi 400 KK, dan Enggal 300 KK, dengan per KKnya mendapatkan bantuan sebesar 10 kg beras.
“Bantuan ini sekedar untuk meringankan beban dari korban banjir. Dimana sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap para korban banjir, yang dananya memang sudah tersedia untuk korban bencana,” kata Walikota Bandar Lampung, Herman, HN, belum lama ini.
Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu menyebutkan, kedepannya Pemkot Bandarlampung akan berjanji untuk memperbaiki infrastruktur yang ada di lokasi banjir. Selain itu, dirinya meminta kepada pihak pengembang perumahan yang berada di lokasi rawan banjir untuk turut serta membantu dan menjaga serta memperbaiki infrastruktur yang rusak.
“Kami berjanji segera akan memperbaiki infrastruktur yang rusak di lokasi banjir, hingga bencana seperti ini tidak akan terulang kembali. Saya juga minta kepada pihak pengembang perumahan untuk dapat ikut serta memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir,” ujar mantan Kadispenda Lampung itu.
Dijelaskannya, mulai Rabu (30/1) pihaknya akan memberikan surat teguran kepada pihak perumahan akibat bangunan drainase yang dikerjakan oleh pengembang sangat buruk sehingga mengakibatkan dilokasi perumahan tersebut mengalami kebanjiran.
“Saya akan mengirimkan surat teguran kepada pihak pengembang, sebab drainase yang mereka buat ini sangat buruk yang mengakibatkan kebanjiran di perumahan yang saya kunjungi, saya akan tegur mereka untuk memperbaikinya dan dibuat dengan sebaiknya,” ujarnya. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar