Home » » Giliran Sragi Dilanda Banjir

Giliran Sragi Dilanda Banjir

Written By Radar Lamsel on Senin, 28 Januari 2013 | 23.22

Kondisi pemukiman warga Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi yang sudah mulai terendam air setinggi 30-40 centimeter, dan baru sebagian kecil warga setempat yang memutuskan untuk mengungsi.


Sudah 20 Rumah Terendam Banjir

SRAGI - Bencana banjir masih mengancam wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Sebelumnya, banjir melanda tiga kecamatan yakni Kecamatan Tanjungbintang, Tanjungsari dan Candipuro. Saat ini, banjir mulai merendam Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.
 
Sejak kemarin, pemerintah Kecamatan Sragi sudah menetapkan Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi siaga satu. Pasalnya tingginya curah hujan, menyebabkan air sungai Way Sekampung meluap hingga menggenangi sekitar 20 rumah warga setempat.
 
"Sejak pukul 05.15 WIB pagi tadi (kemarin), air sungai Way Sekampung sudah mulai meluap kepemukiman warga. Air setinggi 30-40 centimeter tersebut merendam 20 rumah warga sekitar sungai tersebut," kata Kepala Desa (Kades) Bandar Agung Marwan, kepada Radar Lamsel, Senin (28/1).
 
Marwan menilai debit air akan bertambah besar dan dapat merendam sekitar 60 rumah dari 160 rumah yang ada didusun tersebut. "Banjir bandang lima tahun lalu yang merendam 100 rumah akan terulang kembali. Apalagi 60 rumah disekitar sungai ini sangat rawan terendam banjir," tuturnya.
 
Marwan dan aparatur desa lainnya akan melakukan pemantaun keliling Dusun Umbul Besar. "Kami akan terus pantau sungai Way Sekampung selama 24 jam guna mengantisipasi adanya banjir bandang mendadak," tambahnya.
 
Saat ini, lanjut Marwan, dirinya sudah memberikan imbauan kepada masyarakat Dusun Umbul Besar untuk segera mengungsi ketempat yang lebih aman. Tetapi yang menjadi kendala, masyarakat di dusun ini masih enggan mengungsi karena masyarakat dusun tersebut menilai bencana banjir yang dialami warga selama ini hal yang bias.
 
"Baru ada 7 kepala keluarga (KK) yang mau dingsikan tetapi warga lainnya masih bersikeras untuk tetap tinggal dirumahnya meski semua akses jalan sudah terendam banjir. Warga menilai banjir adalah hal biasa apalagi dengan debit air seperti ini warga belum mau mengungsi," ungkapnya.
 
Sementara Camat Sragi Tanggun, S.P mengatakan, dirinya dan aparatur desa lainnya mengaku kesulitan untuk meminta kepada masyarakat umbul Besar agar mengungsi. "Masyarakat masih banyak yang bertahan dirumahnya mas, mereka belum mau mengungsi. Saya hanya khawatir, akan datang banjir bandang dadakan yang dapat menghanyutkan rumah warga sekitar," ungkapnya.
 
Tanggun menjelaskan, curah hujan yang masih tinggi seperti ini, sangat memungkinkan, adanya banjir bandang dadakan. "Curah hujan seperti ini sangat memungkinkan kapan saja air akan meluap. Buktinya, semalam (kemarin, red) air belum meluap, begitu pagi hari, sudah 20 rumah terendam banjir," pintanya.
 
Terpisah, Kepala Unit Pelaksana (UPT) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kecamatan Palas dan Sragi, Sunarto menjelaskan, jika curah hujan di tiga kecamatan masih tinggi, akan sangat memungkinkan air akan terus naik kepemukiman warga.
 
"Sungai ini merupakan buangan dari Kecamatan katibung, Candipuro dan Way Sulan. Jika di tiga kecamatan itu, curah hujan masih tinggi, akan lebih banyak lagi pemukiman warga yang terendam,"pungkasnya. (ams)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Radar Lamsel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website