Home » » Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Written By Radar Lamsel on Minggu, 27 Januari 2013 | 22.52

Bupati Lamsel H. Rycko Menoza SZP, menyerahkan bantuan sembako kepada warga Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari yang tertimpa musibah banjir, Minggu (27/1) kemarin.


Pemkab Beri Bantuan Sembako

KALIANDA - Bencana banjir tidak hanya melanda kota-kota besar seperti ibu Kota Jakarta dan Bandarlampung. Banjir bandang juga melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Selatan.
 
Bencana banjir di Kabupaten Lampung Selatan terjadi di Kecamatan Tanjungbintang, Tanjungsari dan Candipuro. Berdasarkan cacatan Pemkab Lamsel, banjir terjadi di Kecamatan Tanjungbintang merendam 44 rumah. Yakni, 25 rumah kepala keluarga (KK) di Desa Lematang, 10 KK di Desa Srikaton, 8 KK di Desa Serdang dan 1 KK di Desa Sindangsari. Sedangkan di Kecamatan Tanjungsari banjir merendam 30 rumah di Desa Kertosari. Sementara di Kecamatan Candipuro banjir merendam sekitar 12 rumah di Desa Sinar Pasemah dan ratusan hektar tanaman padi.
 
Plt. Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Pemkab Lamsel Drs. H. M. Darmawan, M.M mengatakan, bencana banjir yang merendam puluhan rumah dengan ketinggian air setinggi dada orang dewasa tersebut akibat meluapnya air sungai yang ada di wilayah itu. Dia mengatakan, tingginya curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir membuat aliran sungai tak mampu menampung air yang cukup deras.
    "Saat ini banjir setiap desa sudah mulai surut. Warga yang rumahnya terendam dan sempat mengungsi kerumah keluarganya yang tidak ikut terendam sudah pulang kerumah untuk membersihkan rumah dari bekas banjir," kata Darmawan saat dikonfirmasi usai melakukan tinjauan dan memberikan bantuan kepada korban banjir bersama Bupati Lampung Selatan dan rombongan pejabat Pemkab Lamsel, Minggu (27/1).
    Beruntung banjir bandang yang merendam puluhan rumah warga di Kecamatan Tanjungbintang dan Tanjungsari tidak menelan korban jiwa. Menurut mantan Kabag Bina Mental Pemkab Lamsel ini, Pemkab Lamsel yang di pimpin langsung Bupati Lamsel H. Rycko Menoza. S.Z.P, S.E, S.H, M.B.A langsung turun kelapangan untuk meninjau para korban banjir dan memberikan bantuan berupa sembako.
 
"Jumlah kerugian secara keseluruhan belum di rekap. Rumah-rumah warga yang terendam tidak ada yang rusak. Hari ini (Minggu'red) bapak Bupati langsung turun ke lapangan meninjau para korban dan memberikan bantuan sembako berupa beras, mie instan, sardin, kecap dan saos," kata Darmawan.
 
Sementara Bupati Lampung Selatan  H. Rycko Menoza. S.Z.P, S.E, S.H, M.B.A saat mengunjungi lokasi banjir mengatakan, warga harus bersabar dengan bencana banjir yang terjadi pada musim hujan saat ini. "Warga hendaknya bersabar dengan musibah ini, karena faktor alam. Namun pemerintah akan segera mencari solusinya agar tidak terjadi lagi," kata Rycko Menoza di Desa Kertosari Kecamatan Tanjungsari, Minggu (27/1).
 
Ia mengatakan, banjir saat ini memang lebih besar dibanding tahun sebelumnya karena curah hujan lebih tinggi dan itu tidak hanya terjadi di Lampung Selatan melainkan kota-kota besar seperti Jakarta termasuk Kota Bandarlampung dalam beberapa hari terakhir.
 
Ia mencontohkan seperti halnya di Desa Lematang dan Kertosari merupakan banjir kiriman dari Kota Bandarlampung karena hulu sungai berada di kota tersebut seperti Sungai (Way) Galih.
 
Khusus di Tanjungsari, selain luapan air sungai juga karena sebagian bibir sungai belum ditanggul sehingga sebagian besar air meluap dan merendam puluhan rumah warga yang mencapai leher orang dewasa. "Kedepannya kami akan membuat surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera membangun tanggul tersebut agar tidak merendam rumah warga," ujar dia.
 
Lalu, tanggul yang jebol dan merendam sekitar 180 hektare tanaman padi juga akan diusulkan perbaikan agar saat air meluap tidak menerjang tanaman padi mereka. Rycko juga mengatakan, Pemkab Lamsel akan memberikan bantuan pergantian benih untuk petani yang sawahnya terendam dan terancam gagal panen untuk seluruh kecamatan melalui dinas terkait baik melalui cadangan benih daerah  atau cadangan benih nasional. "Infrastruktur yang rusah seperti jembatan akan segera diperbaiki melalui Dinas Pekerjaan Umum agar dapat digunakan kembali untuk mengangkut hasil bumi," katanya.
 
Pada Minggu kemarin, Bupati Lampung Selatan bersama rombongan melakukan tinjauan di tiga lokasi daerah langganan banjir yakni Desa Lematang Kecamatan Tanjungbintang, Desa Kertosari Kecamatan Tanjungsari dan Desa Sinar Pasemah Kecamatan Candipuro.
 
Selain meninjau lokasi banjir Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memberikan bantuan bahan makanan bagi korban banjir berupa beras sebanyak 2 ton, mie instan sebanyak 47 kardus, sarden sebanyak 16 kardus, kecap 8 kardus dan saos 8 kardus. Bantuan tersebut di bagikan kepada seluruh korban di masing-masing desa di Kecamatan Tanjungbintang, Tanjungsari dan Candipuro.(man)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Radar Lamsel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website